pers-scaled.jpg
 20230731_193802.gif
 323276293_566466371650625_8427709249684468411_n-scaled.jpg

Manggar, Diskominfo Beltim – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menerima kunjungan Badan SAR Nasional (Basarnas) Wilayah Provinsi Bangka Belitung (Babel) di ruang kerja Bupati Beltim, Jumat (15/07/2022).

Kepala Basarnas Babel I Made Oka Astawa mengatakan, kunjungan ini dalam rangka menjalin silaturahmi dengan Pemkab Beltim, sekaligus memperkenalkan dirinya sebagai kepala Basarnas yang baru di wilayah Provinsi Kepulauan Babel.

“Ini sebagai silaturahmi dan untuk menjalin koordinasi sebagai kepala kantor baru di Babel, jadi kami memperkenalkan diri kepada pak Bupati. Dukungan kita kan vertikal sekaligus kami memberikan pelayanan terkait tugas-tugas SAR yang ada di Babel,” ujar pria yang biasa disapa Oka.

Ia menyampaikan, untuk memberikan respon yang cepat dalam pelayanan SAR yang sewaktu-waktu dibutuhkan dirinya berharap jika ada site plan penempatan, Pemkab Beltim bisa memberikan bantuan untuk penempatan satu kapal yang saat ini ada di wilayah Pangkal Balam Pangkalpinang.   

“Kami ada dua kapal 40 meter aluminium dan kapal 36 Fiber ada di Pangkal Balam. Kami berencana untuk membackup di wilayah belitung, kami ingin geser satu kapal. Harapan kami dermaga untuk penempatan satu kapal yang aman dengan draft yang 2 meter dan panjang 36, kami siap menempatkan di wilayah Beltim,” ucapnya.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Sosial Kabupaten Beltim Sayono menjelaskan terkait site plan penempatan kapal bagi Basarnas, Pemkab Beltim akan melakukan penyesuaian dengan perencanaan yang baik.

“Kami akan melakukan penyesuaian seperti apa bantuan dan caranya. Kaitan dengan kebutuhan ini mereka akan tetap bersurat kepada Bupati. Segala sesuatunya harus direncanakan dengan baik. Yang jelas pemda sangat support,” jelas Sayono.

Menurut Sayono, kehadiran dan sinergi Basarnas dibutuhkan di Beltim sehingga pemerintah terus upayakan untuk memberikan bantuan fasilitas agar dalam menjalankan tugasnya, Basarnas dapat melaksanakannya dengan baik.

“Kita sudah belajar dari pengalaman 2017 kemarin. Bencana terjadi diluar dugaan. Ternyata banyak hal yang sangat membantu dalam penanganan bencana ini termasuk Basarnas maupun seluruh perangkat daerah yang terlibat sehingga dapat terurus dengan baik,” tuturnya.

Lebih lanjut Sayono berharap, kerjasama dengan Basarnas akan terus terjalin sehingga bisa membantu Pemda mengawal dan menjaga hal-hal yang bekaitan dengan penanggulangan kebencanaan khususnya di wilayah Belitung Timur.

“Komunikasi sudah berjalan dengan baik, namun kita tetap harus pertahankan bahkan kita tingkatkan, transfer ilmu dan pengalaman. Jadi bisa saling memperkuat dengan Badan Penanggulanan Bencana Daerah Kabupaten Beltim begitupun sebaliknya. Termasuk dari elemen masyarakat lainnya maupun desa-desa,” tutupnya (Ln)

About Post Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *