pers-scaled.jpg
 20230731_193802.gif
 323276293_566466371650625_8427709249684468411_n-scaled.jpg

Jombang, 20 Juli 2022 – Pemerintah Kabupaten Jombang menyambut baik dan mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di satuan pendidikan yang dimulai pada tahun ajaran 2022/2023. Hal tersebut diutarakan Bupati Jombang, Mundjidah Wahab, pada acara Kunjungan Kerja Pelaksanaan Implementasi Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar, di Pendopo Bupati Jombang, Senin (18/7).

“Atas nama pemerintah kabupaten Jombang, saya Mundjidah Wahab, mendukung penuh implementasi Kurikulum Merdeka di Kabupaten jombang, besar harapan kami terobosan positif dari Kemendikbudristek akan menjadikan pembelajaran bagi satuan pendidikan agar lebih mudah dalam menghasilkan kualitas pendidikan terbaik dan sumber daya manusia unggul,” kata Mundjidah saat menerima kunjungan kerja Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek, Praptono.

Mundjidah meyakini bahwa para pendidik yang telah memaksimalkan pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar dapat menyukseskan implementasi Kurikulum Merdeka. “Kami yakin para pengawas sekolah, kepala sekolah, dan guru yang telah mempelajari berbagai pedoman yang disediakan Kemendikbudristek melalui Platform Merdeka Mengajar mampu memimpin satuan pendidkan  dalam mencapai pembelajaran yang kualitas, membangun ekosistem pendidikan yang lebih kuat yang berfokus pada peningkatan kualitas serta menciptakan iklim kolaboratif di bidang pendidikan pada lingkup satuan pendidikan di Kabupaten Jombang,” jelasnya lebih lanjut.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang, Senen. Menurut dia, dinas pendidikan melakukan berbagai upaya untuk membantu para pendidik mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Kadis menyampaikan bahwa pihaknya telah meminta fasilitator program Sekolah Penggerak angkatan kedua Kabupaten Jombang yang terdiri atas unsur pengawas sekolah untuk memberikan penguatan kepada para kepala sekolah dan guru yang mengimplementasikan Kurikulum Merdeka jalur mandiri.

Pada kesempatan ini, Direktur Praptono mengapresiasi perhatian dan dukungan atas kebijakan Merdeka Belajar Episode ke-15 tentang Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar.

“Kami sangat mengapresiasi langkah pemerintah di Kabupaten Jombang di bawah kepemimpinan Ibu Mundjidah yang terus memberikan motivasi dan dorongan kepada para pengawas sekolah, kepala sekolah untuk terus belajar secara mandiri atau bersama komunitas belajar dalam rangka implementasi kurikulum merdeka untuk misi pemulihan pembelajaran,” ungkap Praptono.

Saat ini terdapat 877 satuan pendidikan di Kabupaten Jombang yang mendaftar untuk dapat mengimplementasikan Kurikulum Merdeka jalur mandiri. Terdapat 104 sekolah yang memilih jalur mandiri belajar, 767 sekolah jalur mandiri berubah, dan 6 sekolah memilih jalur mandiri berbagi.

Rangkaian agenda kunjungan kerja ini dilakukan dalam rangka membangun sinergi dan kolaborasi antara Kemendikbudristek dan pemerintah daerah. Selain itu juga untuk meninjau pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan yang mengimplementasikan Kurikulum Merdeka jalur mandiri, khususnya mandiri berbagi dan mandiri berubah.

About Post Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *