pers-scaled.jpg
 20230731_193802.gif
 323276293_566466371650625_8427709249684468411_n-scaled.jpg

Tanjungpandan 18 Mei 2023, Sejumlah rumah warga di Jln. Sermah Abdullah, Desa Aik Raya dan Jln Air Ketekok, Desa Air Ketekok Kecamatan Tanjungpandan Belitung pada pukul 13.30 di terjang angin puting beliung yang mengakibatkan 16 atap rumah warga, 2 Ruko dan 1 Masjid mengalami kerusakan

Riko Pribadi dalam laporan nya menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, petugas  BPBD KAB. Belitung, Perangkat Desa,  PMI,  Baznas serta  Masyarakat sekitar membantu pembersihan puing-puing dan bahan material (seng dan paku)

Dari pendataan tidak ada korban Jiwa dan belum diketahui jumlah kerugian materiil akibat bencana alam tersebut.

Sementara itu kepala BPPD Kabupaten Belitung menyatakan bahwa pulau Belitung memang sering terjadi angin puting Belitung namun untuk wilayah yang terdampak sekarang baru kali ini terjadi.

“Petugas BPBD sudah turun ke lokasi untuk membantu evakuasi barang-barang yang rusak. Termasuk membawa terpal untuk menutup sementara atap rumah warga yang terkena dampak. Lalu akan dikoordinasikan untuk rehab rumah warga,” ucap Agus Supriadi.

Mengenal Angin Puting Beliung

Di lansir dalam laman BPBN, Angin Puting beliung adalah angin yang berputar dengan kecepatan lebih dari 63 km/jam yang bergerak secara garis lurus dengan lama kejadian maksimum 5 menit. Orang awam menyebut angin puting beliung adalah angin Leysus, di daerah Sumatera disebut Angin Bohorok dan masih ada sebutan lainnya. Angin jenis lain dengan ukuran lebih besar yang ada di Amerika yaitu Tornado mempunyai kecepatan sampai 320 km/jam dan berdiameter 500 meter. Angin puting beliung sering terjadi pada siang hari atau sore hari pada musim pancaroba. Angin ini dapat menghancurkan apa saja yang diterjangnya, karena dengan pusarannya benda yang terlewati terangkat dan terlempar.

Gejala Awal Puting Beliung

•          Udara terasa panas dan gerah (sumuk).

•          Di langit tampak ada pertumbuhan awan Cumulus (awan putih bergerombol yang berlapis-lapis).

•          Diantara awan tersebut ada satu jenis awan mempunyai batas tepinya sangat jelas bewarna abu-abu menjulang tinggi yang secara visual seperti bunga kol.

•          Awan tiba-tiba berubah warna dari berwarna putih menjadi berwarna hitam pekat (awan Cumulonimbus).

•          Ranting pohon dan daun bergoyang cepat karena tertiup angin disertai angin kencang sudah menjelang.

•          Durasi fase pembentukan awan, hingga fase awan punah berlangsung paling lama sekitar 1 jam. Karena itulah, masyarakat agar tetap waspada selama periode ini.

Karakteristik Puting Beliung

•          Puting berliung merupakan dampak ikutan awan Cumulonimbus (Cb) yang biasa tumbuh selama periode musim hujan, tetapi tidak semua pertumbuhan awan CB akan menimbulkan angin puting beliung.

•          Kehadirannya belum dapat diprediksi.

•          Terjadi secara tiba-tiba (5-10 menit) pada area skala sangat lokal.

•          Pusaran puting beliung mirip belalai gajah/selang vacuum cleaner.

•          Jika kejadiannya berlangsung lama, lintasannya membentuk jalur kerusakan.

•          Lebih sering terjadi pada siang  hari dan lebih banyak di daerah dataran rendah.

Hal-hal yang pelu diperhatikan untuk mengantisipasi dampak angin puting beliung

Sebelum Datangnya Angin

1.         Dengar dan simaklah siaran radio atau televisi menyangkut prakiraan terkini cuaca setempat;

2.         Waspadalah terhadap perubahan cuaca;

3.         Waspadalah terhadap angin topan yang mendekat;

4.         Waspadalah terhadap tanda tanda bahaya sebagai berikut;

5.         Langit gelap, sering berwarna kehijauan;

6.         Hujan es dengan butiran besar;

7.         Awan rendah, hitam, besar, seringkali bergerak berputar;

8.         Suara keras seperti bunyi kereta api cepat;

9.         Bersiaplah untuk ke tempat perlindungan (bunker) bila ada angin topan mendekat.

Saat Datangnya Angin

1.         Bila dalam keadaan bahaya segeralah ke tempat perlindungan (bunker);

2.         Jika anda berada di dalam bangunan seperti rumah, gedung perkantoran, sekolah, rumah sakit, pabrik, pusat perbelanjaan, gedung pencakar langit, maka yang anda harus lakukan adalah segera menuju ke ruangan yang telah dipersiapkan untuk menghadapi keadaan tersebut seperti sebuah ruangan yang dianggap paling aman, basement, ruangan anti badai, atau  di tingkat lantai yang paling bawah. Bila tidak terdapat basement, segeralah ke tengah tengah ruangan pada lantai terbawah, jauhilah sudut-sudut ruangan, jendela, pintu, dan dinding terluar bangunan. Semakin banyak sekat dinding antara diri anda dengan dinding terluar gedung semakin aman. Berlindunglah di bawah meja gunakan lengan anda untuk melindungi kepala dan leher anda. Jangan pernah membuka jendela.

3.         Jika anda berada di dalam kendaraan bermobil, segeralah hentikan dan tinggalkan kendaraan anda serta carilah tempat perlindungan yang terdekat seperti yang telah disebutkan di atas.

Jika Anda Berada di Luar Ruangan dan Jauh dari Tempat Perlindungan, maka  yang anda harus lakukan adalah sebagai berikut:

1.         Tiaraplah pada tempat yang serendah mungkin, saluran air terdekat atau sejenisnya sambil tetap melindungi kepala dan leher dengan menggunakan lengan anda.

2.         Jangan berlindung di bawah jembatan, jalan layang, atau sejenisnya. Anda akan lebih aman tiarap pada tempatyang datar dan rendah.

3.         Jangan pernah melarikan diri dari angin putingbeliung dengan menggunakan kendaraan bermobil bila di daerah yang berpenduduk padat atau yang bangunannya banyak. Segera tinggalkan kendaraan anda untuk mencari tempat perlindungan terdekat.

4.         Hati-hati terhadap benda benda yang diterbangkan angin puting beliung. Hal ini dapat menyebabkan kematian dan cedera serius.

About Post Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *