pers-scaled.jpg
 20230731_193802.gif
 323276293_566466371650625_8427709249684468411_n-scaled.jpg

BELITUNG – Pelatihan biocart, cocopeat, dan pembuatan pupuk organik cair yang dilakukan PT Timah Tbk kepada Kelompok Tani (Poktan) Air Jelutung, Desa Badau berdampak positif.

Sebab, setelah PT Timah Tbk bekerja sama dengan Sucofindo Semarang melakukan pelatihan di Poktan membuahkan hasil sebagai bentuk dukungan perusahaan dalam meningkatkan produksi nanas di Pulau Belitung.

Ketua Kelompok Tani Air Jelutung Suhari mengatakan, sebelumnya lahan poktan mereka merupakan bekas penambangan, sehingga ketika mereka menanam nanas masih kurang maksimal, sebab kondisi tanah tersebut.

Dengan berbekal pelatihan yang dilaksanakan PT Timah Tbk itu, mereka mulai menerapkan ilmunya sehingga saat ini mulai membuahkan hasil yang baik.

“Hasilnya sudah kelihatan, dan berdampak baik, karena buahnya sudah mulai besar dari sebelum dilakukan pelatihan itu,” kata Suhari.

Menurut Suhari, untuk kondisi tanah setelah diberikan biocart, cocopeat, dan pupuk organik cair tentu membuahkan hasil yakni tanah semakin subur.

Karena, setelah pelatihan itu mereka terus membuat pupuk cair itu secara mandiri dan terus dilakukan.

“Dampaknya nanas mulai subur dan buah udah banyak yang besar,” ujarnya.

Bahkan, kata Suhari, ada masyarakat yang belajar melakukan pembuatan pupuk cair itu untuk diterapkan di kebun mereka, tentu ini sangat berdampak kepada masyarakat, guna membantu pertanian masyarakat.

Oleh karena itu, ia mengapresiasi pelatihan yang dilaksanakan PT Timah Tbk, sebab telah terbukti hasil dan dampak yang sangat baik.

“Kami sebagai kelompok tani sanggat terbantu sekali jadi bisa tau cara pembuatan pupuk kandang dan pupuk organik cair,” tandasnya.

About Post Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *