pers-scaled.jpg
 20230731_193802.gif
 323276293_566466371650625_8427709249684468411_n-scaled.jpg

Tiga bacapres anggarkan dana untuk belanja iklan politik jelang Pilpres 2024. 

Habis ratusan juta hingga milyaran rupiah, 3 bacapres ingin mencitrakan diri dan merebut hati maysarakat.

Di antara Prabowo, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan, siapakah yang belanja iklannya tertinggi?

Berdasarkan Data dari Ad Library Meta Platform mengungkapkan bahwa belanja iklan politik untuk kubu calon presiden (Capres) Prabowo Subianto jauh lebih tinggi daripada dua kandidat presiden lainnya, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, menjelang Pilpres 2024.

Belanja iklan politik untuk Prabowo mencapai Rp8,67 miliar dalam periode Agustus 2020 hingga Oktober 2023.

Iklan Prabowo di media sosial milik Meta terpusat di halaman akun “Indonesia Adil Makmur” yang mengeluarkan dana sebesar Rp6,2 miliar.

Lebih dari 70 persen dari total belanja iklan Prabowo di platform Meta terpusat di halaman tersebut.

Di sisi lain, belanja iklan politik Ganjar Pranowo dalam kurun yang sama mencapai Rp3,6 miliar.

Total belanja iklan ini berasal dari akumulasi 168 akun yang beriklan dengan nilai belanja iklan yang bervariasi.

Tim Litbang Kompas melaporkan, proporsi belanja iklan terbesar Ganjar Pranowo berasal dari patungan relawan dan pendukung.

Beberapa akun pengiklan terbesar untuk Ganjar Pranowo adalah “Ganjar Nusantara Indonesia,” “Melihat Indonesia,” dan “GanjarFans.”

Sementara itu, belanja iklan politik untuk Anies Baswedan tercatat paling sedikit di antara kedua capres lainnya, yakni sebesar Rp930,5 juta di platform Facebook dan Instagram antara Agustus 2020 hingga Oktober 2023.

Beberapa akun yang berkontribusi besar dalam iklan politik Anies adalah “Unboxing Anies” yang dibuat pada Januari 2022.

Hingga 24 Oktober 2023, akun ini telah berkontribusi sebesar Rp227,5 juta.

Dua kontributor terbesar lainnya berasal dari akun “Aksi Tanggap Anies” (Rp187,3 juta) dan “Suara Anies” (Rp144,1 juta).

Belanja iklan politik ketiga kandidat presiden pun tercatat meningkat menjelang pendaftaran pasangan calon ke KPU pada Oktober 2023.

Iklan politik Prabowo tercatat menghabiskan biaya Rp895,97 juta pada periode 4 Agustus-24 September 2023 dan Rp1,038 miliar untuk periode 25 September-24 Oktober 2023.

Sedangkan Ganjar Pranowo menghabiskan Rp329,93 juta pada periode 4 Agustus-24 September 2023 dan Rp569,9 juta untuk periode 25 September-24 Oktober 2023.

Sementara itu, kubu Anies Baswedan menghabiskan Rp212,19 juta pada periode 4 Agustus-24 September 2023 dan Rp345,7 juta untuk periode 25 September-24 Oktober 2023.

Meskipun demikian, Litbang Kompas mencatat selisih biaya iklan politik tidak selalu berbanding lurus dengan tingkat interaksi (engagement) di media sosial masing-masing presiden.

Antara 1-30 Oktober 2023, akun media sosial Ganjar Pranowo mencatat paling banyak engagement dengan 26,1 juta interaksi di Instagram dan 865.000 interaksi di Facebook.

Akun media sosial pribadi Prabowo Subianto mencatatkan 19,26 juta interaksi di Instagram dan 1,76 juta interaksi di Facebook.

Sedangkan Anies Baswedan mencatat 4,49 juta interaksi di Instagram dan 547.000 interaksi di Facebook.

Selain itu, belanja iklan politik untuk masing-masing kandidat sejalan dengan jumlah kekayaan yang tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2022.

Kekayaan Prabowo pada tahun 2022 tercatat sebesar Rp2 triliun, yang jauh lebih besar dibandingkan dengan Ganjar Pranowo (Rp15,4 miliar) dan Anies Baswedan (Rp11,2 miliar).

About Post Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *