pers-scaled.jpg
 20230731_193802.gif
 323276293_566466371650625_8427709249684468411_n-scaled.jpg

Calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan menyinggung soal putusan MK soal batas usia capres-cawapres kepada capres nomor urut 2 Prabowo Subianto.

Awalnya, dalam debat pertama calon presiden 2024, Anies Baswedan bertanya soal perasaan Prabowo usai MKMK mengatakan terdapat pelanggaran etik berat, dalam putusan MK.

“Apa perasaan bapak bahwa ada pelanggaran etika di situ?,” kata Anies Baswedan di KPU, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2023).

“Masalah pelanggaran etika sudah diambil tindakan dan keputusan, waktu itu oleh pihak yang diberi wewenang. Kemudian sudah ada tindakan dan tindakan itu pun masih diperdebatkan,” jawab Prabowo.

Namun Prabowo menegaskan bahwa keputusan MK mengenai batas usia capres-cawapres sudah final dan harus dilaksanakan. Ia pun mengatakan bahwa Anies Baswedan seharusnya faham soal itu.

“Kita ini bukan anak kecil mas Anies, anda juga faham,” ucapnya.

Lebih lanjut Prabowo mengatakan bahwa semua pilihan ada di tangan rakyat. Jika pasangan nomor urut 2 dinilai melanggar hukum, maka kata Prabowo, rakyat tidak perlu memilihnya dan Gibran.

“Memang masyarakat menilai bahwa intinya masyarakat yang menentukan, kalau masyarakat tidak suka dengan kami, tidak usah pilih saya,” ucapnya.

Prabowo pun menegaskan bahwa dirinya akan legowo jika tidak terpilih menjadi presiden 2024 mendatang. Ia mengaku tidak takut jika tidak punya jabatan.

“Dan saya tidak takut tidak punya jabatan, sorry ye sorry ye,” ucapnya.

About Post Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *