Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Nasional
  • Surga Seharga Satu Juta? PBNU Nyatakan Ajaran Umi Cinta Sesat, Masyarakat Diminta Waspada
Inshot 20250814 131446835

Surga Seharga Satu Juta? PBNU Nyatakan Ajaran Umi Cinta Sesat, Masyarakat Diminta Waspada

Inshot 20250814 131446835

Bekasi, Jawa Barat — Seorang perempuan berinisial PY, yang dikenal sebagai “Umi Cinta”, menjadi sorotan publik setelah menggelar pengajian tertutup di kawasan Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi, dengan klaim kontroversial: jemaah bisa masuk surga dengan infak sebesar Rp 1 juta.

Pengajian yang berlangsung di sebuah rumah kontrakan itu dibubarkan warga pada awal Agustus 2025, setelah beredar kabar bahwa ajaran yang disampaikan menyimpang dari prinsip dasar Islam. Dalam video amatir yang viral di media sosial, warga terlihat mendatangi lokasi dan meminta kegiatan dihentikan.

PBNU: “Ajaran Sesat, Surga Tidak Bisa Dibeli”

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur), angkat bicara. Ia menegaskan bahwa ajaran Umi Cinta adalah sesat dan menyesatkan.

“Surga tidak bisa diperjualbelikan. Ajaran seperti ini jelas menyimpang dan bisa merusak akidah umat,” ujar Gus Fahrur dalam pernyataan resminya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada tokoh-tokoh yang tidak memiliki legitimasi keilmuan dan keagamaan yang jelas.

Kronologi Singkat
  • Lokasi: Rumah kontrakan di Cimuning, Mustikajaya, Bekasi.
  • Kegiatan: Pengajian campuran laki-laki dan perempuan, berlangsung tertutup.
  • Klaim: Infak Rp 1 juta dijanjikan sebagai “jalan masuk surga”.
  • Pembubaran: Dilakukan warga karena resah dan merasa tertipu.
  • Keberadaan anjing: Disebutkan ada anjing di lokasi, memicu kontroversi tambahan.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi telah memanggil PY untuk klarifikasi, namun ia tidak hadir dalam pemanggilan awal. Ketua MUI Bekasi menyatakan bahwa jika terbukti menyimpang, kegiatan tersebut akan direkomendasikan untuk ditutup.

“Kami tidak ingin masyarakat terjebak dalam ajaran yang tidak sesuai syariat. Klarifikasi penting untuk menentukan langkah selanjutnya,” ujar perwakilan MUI.

PBNU dan MUI sama-sama menyerukan agar masyarakat lebih selektif dalam mengikuti pengajian. Mereka mendorong umat Islam untuk merujuk pada ulama yang memiliki sanad keilmuan jelas dan terafiliasi dengan lembaga keagamaan resmi.

Artikel Terkait

Inshot 20260116 075025570

Korupsi SP3AT Fiktif Lepar Pongok:…

Intisari Berita BANGKA – Kejaksaan Negeri…

Inshot 20260116 074043280

KRI Todak-631 Gerebek 25 Ton…

Intisari Berita Bangka Selatan – Upaya…

Inshot 20260116 073202188

Pansel Umumkan Tiga Terbaik Seleksi…

Intisari Berita BELITUNG – Panitia seleksi…

Surga Seharga Satu Juta? PBNU Nyatakan Ajaran Umi Cinta Sesat, Masyarakat Diminta Waspada – Media Daulat Rakyat