Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Nasional
  • Prabowo Ultimatum Elite Kaya: “Saya Tidak Gentar, Saya Sita!”
Inshot 20250815 121551889

Prabowo Ultimatum Elite Kaya: “Saya Tidak Gentar, Saya Sita!”

Inshot 20250815 121320430

Jakarta, 15 Agustus 2025 — Dalam pidato kenegaraan yang mengguncang ruang sidang Gedung Nusantara, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melontarkan pernyataan tegas terhadap segelintir elite kaya yang dinilai telah menguasai kekayaan bangsa secara sewenang-wenang.

Dengan nada penuh determinasi, Prabowo menyatakan bahwa pemerintah tidak akan gentar menghadapi kekuatan modal yang merugikan rakyat.

“Selama saya menjadi Presiden Republik Indonesia, jangan anggap yang besar dan kaya bisa seenaknya. Kami tidak gentar dengan kekayaanmu. Kekayaanmu berasal dari rakyat Indonesia. Pemerintah saya tidak ragu untuk membela kepentingan rakyat,” tegas Prabowo

Prabowo memperkenalkan istilah “serakahnomic” untuk menggambarkan praktik ekonomi serakah yang dilakukan oleh segelintir pengusaha. Ia menyoroti dominasi sektor pangan, khususnya beras, yang dimanipulasi demi keuntungan pribadi.

“Ada pengusaha yang memanfaatkan kekuatan modal untuk mendominasi dan memanipulasi kehidupan rakyat. Ini tidak bisa kita terima,” ujarnya

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menggunakan kewenangannya untuk menyita aset pengusaha nakal yang melanggar hukum dan mengorbankan kepentingan rakyat.

Prabowo menyandarkan kebijakan ini pada Pasal 33 UUD 1945, yang menegaskan bahwa cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak harus dikuasai oleh negara.

“Ini warisan Bung Karno, Bung Hatta, Bung Sjahrir. Saya yakin mereka berada di atas kebenaran,” kata Prabowo

Pidato ini menandai babak baru dalam arah kebijakan ekonomi Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo.

Dengan mengedepankan keberpihakan pada rakyat dan penegakan hukum terhadap pelaku ekonomi yang merugikan negara, Prabowo mengirimkan sinyal kuat bahwa era kompromi terhadap oligarki telah berakhir.

Langkah ini diperkirakan akan memicu respons dari berbagai kalangan, termasuk pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat sipil.

Namun, bagi sebagian besar rakyat, pidato ini menjadi harapan baru bahwa kekayaan bangsa akan kembali dikelola untuk kesejahteraan bersama.

Artikel Terkait

Inshot 20260116 075025570

Korupsi SP3AT Fiktif Lepar Pongok:…

Intisari Berita BANGKA – Kejaksaan Negeri…

Inshot 20260116 074043280

KRI Todak-631 Gerebek 25 Ton…

Intisari Berita Bangka Selatan – Upaya…

Inshot 20260116 073202188

Pansel Umumkan Tiga Terbaik Seleksi…

Intisari Berita BELITUNG – Panitia seleksi…

Prabowo Ultimatum Elite Kaya: “Saya Tidak Gentar, Saya Sita!” – Media Daulat Rakyat