Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Nasional
  • Mahasiswa Amikom Yogyakarta Tewas Saat Aksi di Polda DIY: Keluarga dan Publik Pertanyakan Penanganan Aparat
Inshot 20250901 075120626

Mahasiswa Amikom Yogyakarta Tewas Saat Aksi di Polda DIY: Keluarga dan Publik Pertanyakan Penanganan Aparat

Inshot 20250901 075120626

Yogyakarta, 1 September 2025 — Rheza Sendy Pratama (21), mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta, meninggal dunia setelah terlibat dalam aksi demonstrasi yang berujung bentrok di depan Markas Polda DIY, Minggu (31/08). Kematian Rheza memicu gelombang duka dan pertanyaan serius tentang prosedur pengamanan aksi serta akuntabilitas aparat.

Kronologi Insiden

Rheza diketahui mengikuti aksi unjuk rasa yang berlangsung sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi. Menurut keterangan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Amikom, Rheza sempat terjatuh saat motornya mati di tengah kepanikan akibat tembakan gas air mata. Rekannya berhasil melarikan diri, sementara Rheza diduga dihampiri aparat dalam kondisi tergeletak

Ia sempat dilarikan ke RSUP Dr. Sardjito, namun dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 07.00 WIB

Kondisi Jenazah dan Kesaksian Keluarga

Ayah almarhum, Yoyon Surono, mengungkapkan bahwa tubuh putranya penuh luka. “Lehernya seperti patah, ada bekas pijakan sepatu PDL di perut, wajah terkena gas air mata, dan punggung lecet,” ujarnya

Meski pihak kepolisian menyarankan otopsi, keluarga menolak dan memilih untuk menerima kepergian Rheza sebagai musibah.

Namun, Yoyon juga menyampaikan harapan agar aksi-aksi ke depan berlangsung damai dan aparat lebih manusiawi dalam penanganan massa.

“Jangan apa-apa main gebuk,” katanya

Respons Institusi dan Pemerintah

Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono melayat ke rumah duka dan menyatakan kesiapan untuk melakukan penyelidikan jika keluarga menghendaki proses hukum

Ia juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi atau menjadi saksi untuk memberikan keterangan demi memperjelas kronologi kejadian.

Universitas Amikom Yogyakarta menyampaikan belasungkawa dan mendesak investigasi menyeluruh. Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Ahmad Fauzi, menegaskan pentingnya klarifikasi dari berbagai pihak, termasuk rumah sakit dan rekan-rekan almarhum

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X turut menyampaikan keprihatinan dan telah berkoordinasi dengan Kapolda untuk identifikasi lebih lanjut

Reaksi Publik dan Mahasiswa

Forum BEM se-DIY dan berbagai organisasi mahasiswa menyuarakan keprihatinan atas kematian Rheza. Mereka menuntut transparansi, akuntabilitas, dan reformasi dalam penanganan aksi massa. “Kematian ini bukan hanya duka, tapi cambuk bagi kita semua,” tulis BEM Amikom dalam pernyataan resmi

Video yang diduga merekam Rheza saat mengendarai motor di sekitar Mapolda DIY beredar luas di media sosial dan menjadi bahan investigasi awal

Artikel Terkait

Inshot 20260116 075025570

Korupsi SP3AT Fiktif Lepar Pongok:…

Intisari Berita BANGKA – Kejaksaan Negeri…

Inshot 20260116 074043280

KRI Todak-631 Gerebek 25 Ton…

Intisari Berita Bangka Selatan – Upaya…

Inshot 20260116 073202188

Pansel Umumkan Tiga Terbaik Seleksi…

Intisari Berita BELITUNG – Panitia seleksi…

Mahasiswa Amikom Yogyakarta Tewas Saat Aksi di Polda DIY: Keluarga dan Publik Pertanyakan Penanganan Aparat – Media Daulat Rakyat