
Jakarta, 7 September 2025 — Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Raja Juli Antoni, menyampaikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan Tempo berjudul “Menteri Kehutanan Main Domino dengan Tersangka Pembalak Liar”. Dalam pernyataan tertulis Raja Juli menegaskan bahwa isi klarifikasi tersebut kini menjadi tanggung jawabnya sebagai pejabat yang menjabat posisi tersebut.
Dalam enam poin utama, Raja Juli menjelaskan bahwa pertemuannya dengan Menteri Kardig berlangsung di Posko Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), tempat Menteri Kardig menghadiri acara sebagai Sekjen.
Ia menyebutkan bahwa pertemuan tersebut berlangsung lebih dari dua jam di dalam mobil, tanpa aktivitas bermain domino seperti yang diberitakan.
“Saya hadir secara selektif dan pamit mendekati pukul 24.00,” ujarnya.
Raja Juli juga menegaskan bahwa ia tidak mengenal individu yang disebut sebagai tersangka pembalak liar, Azis Welang, dan baru mengetahui identitas tersebut setelah berita Tempo beredar. Ia menyatakan bahwa Menteri Kardig pun tidak mengenal orang tersebut.
“Saya tidak pernah tahu, apalagi bertemu atau berkomunikasi dengan orang itu,” tegasnya.
Sebagai bentuk keberatan, Raja Juli menyatakan akan mengirimkan surat resmi kepada redaksi Tempo.
Klarifikasi ini menjadi respons terhadap sorotan publik atas dugaan kedekatan pejabat negara dengan pelaku kejahatan lingkungan.
Raja Juli menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa klarifikasi tersebut disampaikan secara faktual dan sebenar-benarnya.












