Tanjungpandan, Belitung — Bupati Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat menegaskan bahwa pelantikan Marzuki sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Belitung telah melalui proses asesmen yang kredibel dan terukur.
“Pelantikan Sekda Belitung berdasarkan hasil asesmen yang kredibel,” ujar Djoni Alamsyah dalam pernyataan resmi di Tanjungpandan, Selasa (9/9).
Menurut Bupati, Marzuki unggul secara menyeluruh dalam penilaian Key Performance Indicator (KPI) dibandingkan dua kandidat lainnya yang lolos ke tahap tiga besar seleksi Sekda.
“Secara overall dari parameter-parameter yang menjadi hitungan dalam asesmen, beliau lebih unggul,” tambahnya.
Djoni Alamsyah menyebutkan bahwa dari lima nama yang mengikuti seleksi, Marzuki memiliki skor KPI tertinggi, menjadikannya figur yang dinilai paling layak untuk menahkodai ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung.
“Sekda harus bisa jadi motor penggerak untuk bersama-sama menjalankan apa yang menjadi visi dan misi Pemerintah Kabupaten Belitung,” tegasnya.
Meski sempat muncul keraguan dari sejumlah pihak, Bupati tetap meyakini bahwa Marzuki memiliki kompetensi dan kapasitas untuk menjalankan tugas sebagai Sekda.
Sementara itu, Marzuki dalam pernyataannya usai pelantikan menyampaikan bahwa amanah yang diembannya merupakan tanggung jawab besar, mengingat posisi Sekda adalah jabatan tertinggi di kalangan ASN.
“Amanah ini harus saya jalani untuk sekarang dan yang akan datang. Saya akan menjalankan dan merealisasikan program strategis Bupati Belitung, yaitu 22 program selama lima tahun sesuai masa jabatan beliau di dalam RPJMD 2025–2029,” kata Marzuki.
Pelantikan ini menandai langkah awal bagi Marzuki dalam mengawal arah kebijakan dan reformasi birokrasi di Kabupaten Belitung, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.












