
Tanjungpandan, Belitung — Prestasi membanggakan datang dari SMP Negeri 1 Tanjungpandan. Satu murid dan satu guru pendamping dari sekolah tersebut berhasil lolos seleksi nasional program Bina Talenta Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Mereka menjadi satu-satunya wakil dari Pulau Belitung dalam program bergengsi ini.
Program Bina Talenta Indonesia merupakan inisiatif baru Kemendikdasmen untuk mengembangkan kecakapan peserta didik dan kapasitas guru di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics), koding, kecerdasan buatan (AI), serta penguatan karakter.
Kegiatan ini resmi dibuka pada Rabu, 10 September 2025 oleh Kepala Puspresnas, Dr. Maria Veronica Irene Herdjiono, M.Si, melalui Zoom Meeting yang diikuti peserta dari seluruh Indonesia.
Peserta program dipilih melalui seleksi portofolio, termasuk rekam jejak mereka dalam ajang-ajang talenta seperti KSN dan O2SN. Kegiatan pelatihan akan berlangsung dalam dua segmentasi utama: STEM–Karakter dan Koding Kecerdasan Artifisial (KKA)–Karakter. Setelah menjalani tes minat dan bakat pada 11–12 September, 2025
Peserta akan mengikuti 24 sesi pembelajaran daring dan luring, dengan materi dari universitas-universitas terkemuka di Indonesia. Di akhir program, peserta akan menerima sertifikat nasional dari Kemendikdasmen.
Keberhasilan SMPN 1 Tanjungpandan ini menjadi bukti bahwa talenta dari daerah, termasuk Belitung, mampu bersaing di tingkat nasional meski dengan keterbatasan fasilitas.
Diharapkan pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi pelajar dan pendidik lain di Belitung untuk terus berprestasi.












