
Upaya Tingkatkan Kompetensi Dasar Klinis
Leuwiliang, Bogor – Program Studi Diploma III Kebidanan, Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (UMBARA), resmi mengirimkan mahasiswanya untuk melaksanakan Praktik Keterampilan Dasar Praktik Kebidanan (KDPK) di RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang.
Kegiatan penerimaan mahasiswa praktik berlangsung di aula rumah sakit, dihadiri oleh jajaran manajemen RSUD, Dekan Fakultas Kesehatan UMBARA, dosen pembimbing lapangan, serta seluruh peserta praktik.
Dalam sambutannya, dr. Esther Melanni, M.Kes., selaku Wakil Direktur Pelayanan RSUD R. Moh. Noh Nur, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin dengan UMBARA.
“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa yang akan melaksanakan KDPK di sini. Semoga mereka dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar, beradaptasi dengan lingkungan klinik, dan mengasah keterampilan kebidanan sesuai standar pelayanan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Dekan Fakultas Kesehatan UMBARA, Rudi Haryono, menyampaikan bahwa sinergi antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan terus terjalin erat.
“Alhamdulillah, kerja sama FKS UMBARA dengan RSUD terus berlanjut. Dengan pelaksanaan KDPK yang semakin berkualitas, kami berharap standar kompetensi mahasiswa dapat terus meningkat selama praktik satu bulan ke depan,” tuturnya.
Koordinator lapangan sekaligus dosen pembimbing praktik KDPK, Fenti Putri Cahyani, S.ST., M.Tr.Keb., menjelaskan bahwa KDPK merupakan tahap awal pembekalan keterampilan klinis bagi mahasiswa kebidanan sebelum memasuki praktik lanjutan.
Mahasiswa dibekali keter komunikasi efektif, pemeriksaan fisik, hingga pemenuhan kebutuhan dasar manusia.
Selama empat minggu, mahasiswa akan menjalani praktik di berbagai unit pelayanan RSUD, termasuk ruang IGD, Bougenville, Alamanda, dan Angelir. Mereka akan dibimbing langsung oleh preseptor klinik dari rumah sakit serta dosen pembimbing dari kampus.
Kegiatan penerimaan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai simbol dimulainya kolaborasi antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan.
Kehadiran mahasiswa KDPK diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pelayanan kebidanan di wilayah Leuwiliang, sekaligus menjadi pengalaman berharga dalam membentuk calon bidan yang profesional, kompeten, dan beretika.














