
Belitung, Media Daulat Rakyat — Pemakaian gas LPG subsidi 3 kg di Kabupaten Belitung diduga diselewengkan oleh oknum pangkalan untuk kepentingan perusahaan peternakan ayam. Temuan ini mengarah pada salah satu PT yang memiliki sejumlah kandang ayam di wilayah Sungai Padang, Kecamatan Sijuk.
Gas subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi rumah tangga dan pelaku usaha mikro, justru digunakan sebagai bahan bakar pemanas anak ayam (brooding) di fasilitas peternakan milik PT tersebut.
Warga sekitar melaporkan kesulitan mendapatkan tabung gas 3 kg, sementara kandang-kandang ayam milik perusahaan tampak rutin menggunakan tabung subsidi dalam jumlah besar.
Tim Media Daulat Rakyat menerima dokumentasi visual dan laporan warga yang menunjukkan keberadaan tabung gas 3 kg di beberapa kandang ayam Sungai Padang. Salah satu warga, yang enggan disebutkan namanya, menyatakan:
“Kami sering kehabisan gas di warung, katanya stok habis. Tapi di kandang ayam PT itu, tabung gas subsidi dipakai terus buat pemanas anak ayam. Itu bukan usaha mikro, itu perusahaan besar.”
Diketahui, PT tersebut memiliki lebih dari lima kandang ayam aktif di kawasan Sungai Padang, dengan kapasitas produksi yang tergolong skala menengah hingga besar. Penggunaan gas subsidi oleh perusahaan semacam ini bertentangan dengan ketentuan pemerintah.
Berdasarkan Peraturan Presiden No. 104 Tahun 2007 dan Perpres No. 38 Tahun 2019, LPG 3 kg hanya diperuntukkan bagi:
- Rumah tangga sasaran
- Usaha mikro
- Nelayan kecil
- Petani kecil
Penggunaan oleh perusahaan peternakan skala besar tergolong pelanggaran distribusi subsidi energi dan dapat dikenai sanksi administratif maupun pidana.
Warga dan aktivis lokal mendesak:
- Audit menyeluruh terhadap distribusi LPG subsidi di Belitung
- Penindakan tegas terhadap pangkalan yang terlibat dalam penyaluran tidak sah
- Pemetaan ulang sasaran penerima subsidi agar tepat guna dan adil
Pemerintah daerah dan pihak Pertamina diminta segera turun tangan untuk memastikan subsidi energi tidak jatuh ke tangan korporasi yang tidak berhak.












