
BELITUNG — Suasana lapangan voli di Kabupaten Belitung berubah menjadi panggung pembelajaran dan motivasi saat Pengurus Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Belitung menggelar latihan bersama yang menghadirkan Ajeng, atlet tim nasional voli putri yang kini memperkuat klub Bank Jatim.
Kehadiran Ajeng, yang berasal dari Belitung Timur, menjadi magnet bagi puluhan atlet muda dari berbagai klub lokal yang antusias mengikuti sesi latihan dan diskusi.
Latihan ini bukan sekadar ajang teknik, tetapi juga ruang dialog lintas generasi. Ajeng, yang telah menorehkan prestasi di berbagai kejuaraan nasional, tampil sebagai mentor sekaligus inspirator.
Ia membagikan pengalaman tentang disiplin latihan, strategi permainan, dan pentingnya menjaga mentalitas juang di tengah kompetisi yang semakin ketat.
“Saya dulu juga memulai dari lapangan seperti ini, dengan semangat dan mimpi besar. Melihat adik-adik di sini, saya yakin Belitung punya potensi besar. Yang dibutuhkan adalah konsistensi latihan, dukungan pembinaan, dan keberanian untuk bermimpi,” ujar Ajeng dalam sesi diskusi.
Pembinaan Berbasis Inspirasi dan Interaksi Langsung
Ketua PBVSI Kabupaten Belitung, Edi Usdianto, menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari strategi pembinaan yang mengedepankan pendekatan inspiratif dan partisipatif.
Menurutnya, kehadiran atlet nasional seperti Ajeng memberikan dampak psikologis yang kuat bagi atlet muda.
“Kami ingin para atlet lokal merasakan langsung atmosfer profesional. Melihat bagaimana Ajeng berlatih, mendengar cerita perjuangannya, itu jauh lebih membekas daripada sekadar teori. Ini adalah investasi pembinaan jangka panjang,” kata Edi.
Latihan bersama ini mencakup sesi teknik dasar, taktik permainan, simulasi pertandingan, serta diskusi terbuka tentang pola makan, manajemen waktu, dan etika olahraga. Para peserta juga diberi kesempatan untuk bertanya langsung kepada Ajeng, mulai dari tips latihan hingga tantangan yang dihadapi saat membela timnas.
Ajeng: Dari Belitung Timur ke Tim Nasional
Ajeng dikenal sebagai salah satu talenta muda yang menonjol dalam dunia voli Indonesia. Lahir dan besar di Belitung Timur, ia meniti karier dari kompetisi lokal hingga akhirnya direkrut oleh klub profesional dan masuk tim nasional. Perjalanan kariernya menjadi bukti bahwa atlet daerah memiliki peluang besar untuk bersaing di level nasional, asalkan mendapat dukungan pembinaan yang tepat.
“Saya ingin adik-adik di Belitung tahu bahwa mereka tidak kalah dengan atlet dari kota besar. Yang penting adalah kerja keras, disiplin, dan keyakinan bahwa mereka bisa,” ujar Ajeng.
PBVSI Belitung Siapkan Agenda Latihan Berkala dan Kolaboratif
Melihat antusiasme dan dampak positif dari kegiatan ini, PBVSI Kabupaten Belitung berencana menjadikan latihan bersama dengan atlet nasional sebagai agenda rutin. Selain Ajeng, PBVSI akan mengundang atlet-atlet berprestasi dari berbagai daerah untuk berbagi ilmu dan pengalaman.
“Kami sedang menyusun kalender pembinaan yang melibatkan pelatih nasional, atlet senior, dan juga psikolog olahraga. Tujuannya adalah membentuk atlet yang tidak hanya kuat secara teknik, tetapi juga matang secara mental dan karakter,” jelas Edi.
PBVSI juga membuka peluang kerja sama dengan sekolah, komunitas olahraga, dan pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan pembinaan.
Harapannya, Belitung bisa menjadi salah satu pusat pengembangan atlet voli di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.












