Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Daerah
  • Gerakan Pangan Murah Ramaikan Hari Tani Nasional di Belitung
Inshot 20250924 171452700

Gerakan Pangan Murah Ramaikan Hari Tani Nasional di Belitung

Inshot 20250924 171452700

Lapak Serba Rp5.000 Diserbu Warga, Petani Lokal Tampil Langsung

BELITUNG — Halaman Gedung Nasional Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dipadati deretan lapak pedagang yang menjajakan beragam bahan pangan dengan harga terjangkau.

Mulai dari makanan siap saji, kebutuhan pokok, hingga bumbu dapur, sayuran, ikan, dan ayam, semua ditawarkan langsung kepada masyarakat dalam rangka Gerakan Pangan Murah (GPM), Rabu (24/9/2025).

Kegiatan ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional ke-65 dan melibatkan kelompok tani, pelaku UMKM, serta distributor pangan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung, Destika Efenly, menyebutkan bahwa GPM bertujuan untuk memperkuat akses masyarakat terhadap pangan murah sekaligus menekan laju inflasi.

“Mereka menjualkan hasil langsung kepada masyarakat, kemudian ada juga beberapa distributor,” ujar Destika.

Ia menambahkan, pasar murah telah dilaksanakan sebanyak 35 kali oleh desa maupun kelompok tani. “Mudah-mudahan dengan rutin kita lakukan pasar murah, insya Allah daya beli masyarakat meningkat,” katanya.

Selain GPM, peringatan Hari Tani juga diisi dengan kegiatan penanaman padi dan optimalisasi lahan sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional.

Pemerintah menargetkan intensitas tanam hingga tiga kali setahun demi mewujudkan swasembada pangan.

Bumbu Dapur Serba Rp5.000, Lapak Petani Laris Manis

Salah satu lapak yang mencuri perhatian pengunjung adalah milik Kelompok Tani Naufarm Dukong Jaya Mandiri dari Desa Dukong, Kecamatan Tanjungpandan.

Untuk pertama kalinya, mereka turut serta dalam GPM dengan menjual aneka bumbu dapur dan sayuran dalam kemasan bening yang menyerupai produk pasar modern.

Menariknya, semua produk dijual dengan harga serba Rp5.000.

“Dibikin langsung kemasan biar lebih mudah. Baru kali ini kami jual serba lima ribu, ternyata cepat sekali habis,” ungkap Pia, penjaga lapak.

Cabai rawit dan tomat menjadi komoditas paling diburu. Dalam waktu sekitar satu jam, dua kardus cabai yang dibawa nyaris ludes terjual.

Produk-produk tersebut merupakan hasil panen dari 13 anggota kelompok tani yang menanam beragam komoditas seperti bawang merah, cabai keriting, daun bawang, kacang panjang, sereh, lengkuas, timun, dan buncis.

Kehadiran lapak petani langsung seperti ini tidak hanya memperkuat posisi petani dalam rantai distribusi, tetapi juga memberi alternatif belanja yang lebih hemat bagi masyarakat.

Artikel Terkait

Inshot 20251209 171100400

Panas! Jarwok Walkout RDP Polemik…

Intisari Berita BELITUNG — DPRD Kabupaten…

Inshot 20251209 164936134

Penanaman Pohon Energi Di Lahan…

Intisari Berita Dendang Belitung Timur (8/12/2025),-Kawasan…

Inshot 20251209 163925646

20 Orang Tewas dalam Kebakaran…

Intisari Berita Jakarta, Selasa (9/12/2025) –…

Gerakan Pangan Murah Ramaikan Hari Tani Nasional di Belitung – Media Daulat Rakyat