Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Daerah
  • Hikayat Si Kantan dari BelitungVersi naratif lokal, dengan latar Sungai Cerucuk dan Pulau Kapal
Inshot 20250929 191607738

Hikayat Si Kantan dari BelitungVersi naratif lokal, dengan latar Sungai Cerucuk dan Pulau Kapal

Inshot 20250929 191123466
Oleh : Akhlanudin

Di hulu Sungai Cerucuk, tempat semambu tumbuh di antara akar bakau dan batuan granit, hiduplah seorang anak laki-laki bernama Si Kantan.

Ia tinggal bersama ibunya di sebuah dusun kecil yang dikelilingi hutan dan sungai, hidup dari hasil hutan dan menjala ikan. Ibunya dikenal sebagai penjaga adat, sering diminta menafsirkan mimpi dan menenangkan roh sungai.

Suatu malam, Si Kantan bermimpi melihat semambu bercahaya yang tumbuh di bawah batu sungai. Dalam mimpi itu, seekor ikan belida berkata,

“Barang siapa menemukan semambu ini, akan diangkat menjadi saudagar besar. Tapi jangan lupa asalmu.”

Merantau dan Kaya Raya

Si Kantan pun pergi merantau ke pelabuhan Tanjungpandan. Ia membawa semambu itu dan menjadikannya jimat dagang.

Dalam waktu singkat, ia menjadi saudagar rempah-rempah, dikenal di pelabuhan-pelabuhan dari Palembang hingga Melaka.

Ia mengganti nama, mengenakan pakaian bangsawan, dan membangun rumah panggung berlapis kaca Belanda.

Namun, ia mulai malu mengakui asal-usulnya. Ketika ibunya datang ke pelabuhan, membawa seikat daun semambu dan mengenakan kain batik tua, Si Kantan berpaling.

“Aku tak kenal perempuan tua ini,” katanya kepada para tamu.

Kutukan Ibu dan Tenggelamnya Kapal

Ibunya pun berkata pelan, “Kalau aku bukan ibumu, biarlah air susuku menjadi ombak yang menenggelamkanmu.” Langit mendung, angin laut berubah arah, dan kapal dagang Si Kantan pun tenggelam di muara Sungai Cerucuk.

Menurut cerita orang tua, jasadnya berubah menjadi batu besar yang kini disebut Pulau Kapal.

Nilai dan Konteks Adat Belitung
  • Adat Sungai dan Kutukan Ibu: Dalam tradisi Belitung, sungai dianggap sebagai jalur roh dan kutukan ibu sangat dihormati. Air susu ibu yang berubah menjadi ombak adalah metafora kuat dalam sastra lisan.
  • Semambu dan Belida: Semambu adalah simbol kekuatan alam dan belida adalah ikan keramat yang sering muncul dalam mimpi orang-orang adat.
  • Pulau Kapal: Pulau kecil di Sungai Cerucuk yang bentuknya menyerupai kapal, diyakini sebagai tempat tenggelamnya Si Kantan.

Artikel Terkait

Inshot 20260112 191823948

Gus Ipul Menangis, Dipeluk Presiden…

Intisari Berita Banjarbaru, Kalimantan Selatan –…

Inshot 20260112 180501098

Gubernur Gelar Rakor di Belitung…

Intisari Berita Tanjung pandan Belitung– Gubernur…

Inshot 20260112 161720654

Para Pejabat Utama Polda Babel…

Intisari Berita Pangkal pinang Bangka Belitung…

Hikayat Si Kantan dari BelitungVersi naratif lokal, dengan latar Sungai Cerucuk dan Pulau Kapal – Media Daulat Rakyat