
Pulau Gresik, Belitung — Anggota DPR RI Melati Erzaldi Rosman melakukan kunjungan kerja ke Pulau Gresik, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung, pada akhir September. Dalam kunjungan tersebut, Melati didampingi oleh mantan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, Wakil Bupati Belitung Syamsir, serta fungsionaris Partai Gerindra Belitung.
Kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk menyampaikan aspirasi warga terkait kerusakan dermaga utama di Pulau Gresik, yang telah lama menjadi keluhan masyarakat. Wakil Bupati Syamsir menegaskan urgensi pembangunan dermaga tersebut:
“Kerusakan dermaga ini sudah lama jadi fokus kami karena sangat dibutuhkan warga Desa, oleh provinsi, tapi anggaran masih terkendala. Makanya kami buka komunikasi ke pusat lewat Ibu Melati,” ujar Syamsir.
Ia menambahkan bahwa Pemkab Belitung telah memproses seluruh persyaratan administratif yang diminta untuk pengajuan ke pemerintah pusat.
Selain dermaga, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk menyampaikan proposal bantuan nelayan dari desa setempat.
“Kami harap program dari kementerian bisa diusulkan. Dermaga ini bukan hanya untuk bongkar bahan makanan dan hasil laut, tapi juga akses utama bagi tamu, tim kesehatan, dan tenaga pendidikan,” lanjut Syamsir.
Di tengah keterbatasan infrastruktur, kebutuhan dasar masyarakat mulai menunjukkan kemajuan. Listrik kini telah menyala penuh selama 24 jam, dan sinyal komunikasi dinilai cukup baik untuk mendukung aktivitas harian warga.
“Alhamdulillah, listrik sudah 24 jam dan sinyal komunikasi cukup baik. Ini sangat membantu warga, terutama untuk pendidikan dan layanan kesehatan,” tambah Syamsir.
Namun, tantangan masih tersisa di sektor energi rumah tangga. Harga BBM yang terjangkau masih menjadi harapan warga, sementara distribusi LPG 3 kg memerlukan biaya tambahan akibat ongkos angkut dari Tanjung Pandan.
“Tinggal BBM yang terjangkau dan LPG 3 kg yang masih mahal karena ongkos angkut dari Tanjung Pandan. Ini juga perlu jadi perhatian,” tutup Syamsir.
Harapan besar warga Pulau Gresik kini bertumpu pada tindak lanjut pemerintah pusat melalui jalur legislasi dan kementerian terkait.
Kunjungan ini menjadi langkah awal untuk memperjuangkan infrastruktur vital dan kesejahteraan nelayan di wilayah pesisir Belitung.












