Tanjungpandan Belitung – Gedung Serba Guna H. Ishak Zainudin Tanjungpandan menjadi saksi pelaksanaan Festival Literasi Belitung Tahun 2025 yang secara resmi dibuka oleh Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, pada Rabu (01/10/2025).
Dalam kesempatan yang sama, Bupati turut meresmikan kegiatan Talk Show Literasi, mengukuhkan Bunda Literasi Kabupaten Belitung, serta meluncurkan Website Resmi UNESCO Global Geopark Belitong.
Festival Literasi tahun ini mengusung tema: “Literasi Membangun Belitung: Cerdas, Kreatif, Mandiri, dan Berkelanjutan.” Tema tersebut menekankan pentingnya literasi sebagai modal utama masyarakat Belitung dalam menghadapi tantangan zaman dan perubahan global.
Pemerintah Kabupaten Belitung berkomitmen memperkuat ekosistem literasi melalui kegiatan ini. Festival ini diharapkan menjadi ruang belajar terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat—dari anak-anak hingga orang tua—untuk berdiskusi, berkreasi, dan menumbuhkan kecintaan terhadap literasi.
Dalam sambutannya, Bupati Djoni menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah atas penyelenggaraan acara yang dinilai mampu meningkatkan semangat literasi masyarakat sekaligus mendukung promosi potensi Geopark Belitung.
Ia menegaskan bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, melainkan “pintu gerbang menuju kecerdasan, kreativitas, serta kemandirian masyarakat.” Melalui literasi, masyarakat Belitung diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berkarakter, dan kreatif.
Pada momen yang sama, Bupati juga mengukuhkan Hastari Wardianti Djoni Alamsyah sebagai Bunda Literasi Kabupaten Belitung. Pengukuhan ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat, khususnya para ibu, untuk menjadikan literasi sebagai gaya hidup dalam mendidik anak-anak sebagai generasi penerus.
“Saya mengajak seluruh pihak untuk membiasakan membaca, menulis, dan berbagi pengetahuan melalui berbagai media, termasuk buku dan digital,” ujar Djoni.
Peluncuran Website Resmi UNESCO Global Geopark Belitong turut menjadi sorotan dalam rangkaian acara. Website ini diharapkan menjadi “jendela informasi dunia” yang memperkenalkan keindahan alam, kekayaan geologi, budaya, dan masyarakat Belitung ke panggung internasional.
Dengan platform digital ini, Belitung diharapkan siap menjadi pusat pengetahuan, destinasi wisata berkelas dunia, dan ruang belajar yang inklusif.
Menutup rangkaian kegiatan, Talk Show Literasi digelar sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan dan mendorong tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, melampaui sekadar pemahaman teoritis.












