Intisari Berita
- Peringatan Dini BMKG: Gelombang tinggi berpotensi melanda perairan Bangka Belitung.
- Ketinggian Gelombang: Diperkirakan mencapai 2-3 meter di beberapa wilayah.
- Imbauan: Masyarakat, khususnya nelayan, diminta waspada dan berhati-hati.
- Rekomendasi: Nelayan disarankan menunda aktivitas melaut.
- Koordinasi: Pemerintah daerah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyebarluaskan informasi.
Pangkalpinang, 14 November 2025 — Stasiun Meteorologi Kelas I Depati Amir Pangkalpinang mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Bangka Belitung. Informasi ini berlaku mulai 14 November 2025 pukul 07.00 WIB hingga 17 November 2025 pukul 07.00 WIB.
Dalam laporan resmi bernomor B.ME.01.02/PDGT/11/KPGK/XI/2025, BMKG mencatat pola angin di wilayah Kepulauan Bangka Belitung umumnya bergerak dari arah barat hingga barat laut dengan kecepatan antara 6 hingga 15 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Selat Gelasa.
BMKG memperingatkan potensi gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter yang berpeluang terjadi di enam wilayah perairan, yaitu:
- Perairan Bangka Barat bagian utara
- Perairan Bangka Tengah bagian timur
- Perairan Pulau Belitung bagian utara
- Perairan Bangka bagian utara
- Selat Gelasa
- Perairan Pulau Belitung bagian timur
Risiko Keselamatan Pelayaran
BMKG juga mengimbau agar pelaku pelayaran meningkatkan kewaspadaan. Perahu nelayan berisiko terdampak apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter. Sementara kapal tongkang berisiko jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan gelombang mencapai 1,5 meter.
Prakirawan BMKG, Annisa Nindi Al’adi, menandatangani laporan ini pada 13 November 2025. Masyarakat, khususnya nelayan dan operator kapal, diharapkan terus memantau informasi cuaca dari BMKG dan menunda aktivitas pelayaran jika kondisi tidak memungkinkan.










