Titik Pendakianku
ESu
Kalau kaki sudah
diayunkan
maka titik tuju
harus dicapai
Apapun rintangan
dan tantangannya
ke lembah
ke gurun
ke bukit
mengarungi lautan
menghadapi topan
dan badai
“Aku jumpa perempuan
paruh baya
cantik parasnya
aura kecerdasan terpancar
dari sorot matanya
yang lembut”
‘Yuk
Kita mendaki melalui
Jalan ini saja, engkau akan
kupandu. Kita akan sampai
ke titik itu’
Suratan takdir berkata
engkau akan sampai juga
di sini
Susah payah
jatuh bangun
luka berdarah-darah
Ku rasa
Aku tak perlu mengeluh
karena engkau juga
mengalami hal yang sama
seperti yang aku rasa
Setelah perjalanan panjang
kau mendapatkan
kepingam cermin
dan perlu kau padukan
dengan kepingan lainnya
Masih banyak kepingan
yang perlu ditelusuri
Agar terjalin keindahan
dan terkuak makin dalam
pencarian hikmah
betapa dalam ilmu bahasa
Aku menggenggam satu
engkau menggenggam satu
kita rangkai agar menjadi
Puzzle yang utuh
Mulanya aku belajar
berbicara
dan belajar menulis juga
Belajar pada Adam
belajar berbahasa
Pasca uhamka
27 Nopember 2025
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia














