Beradu ikhlas
ESu
Sore ini Aku membaca
sepenggal kisah
dari peristiwa bencana banjir
yang sangat mencekam
Seorang bapak
dari Sibolga
berdiri di hadapan publik
bukan untuk membela diri
bukan juga untuk mencari-cari alasan
tetapi ia berdiri untuk
mengakui
“Maafkan saya
Semoga ujian ini
menjadikan kami lebih ikhlas
Maafkan saya..
Jika hari telah membaik
saya akan membayar semuanya
Saya telah mengambil
Tiga bungkus mie instan,
sebotol air serta sedikit snack
dari sebuah mini maret
Hanya itu
Pada saat yang sama
ada korban lain
Pemilik super market yang
tokonya dijarah oleh
Para korban bencana banjir
Ia berkata
“Nggak apa-apa
silakan ambil saja
asal barang-barangnya
tidak dirusak ya”
Di antara reruntuhan
kehidupan
Ada seorang bapak
yang meminta maaf
terpaksa mengambil barang
yang bukan miliknya
Dan ada seorang bapak
mengikhlaskan semua barang
di supermarketnya
diambil oleh warga
‘Ambil saja tak apa-apa”
Jika keikhlasan itu
masih ada
ada harapan negri ini
akan bangkit bersama
seluruh rakyatnya
UMBARA
1 Desember 2025
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia














