Intisari Berita
- Beberapa sekolah di Belitung (SDN 1 Membalong, SMPN 1 Tanjung Pandan, SMAN 2 Manggar) meraih penghargaan Adiwiyata sebagai pengakuan upaya pelestarian lingkungan.
- Mereka memiliki program unggulan masing-masing seperti taman pendidikan lingkungan, pengolahan sampah menjadi barang berharga, dan kebun sayuran sekolah.
- Penghargaan ini dibagikan di acara rapat kerja pendidikan lingkungan, dengan harapan menjadi contoh bagi sekolah lain dan meningkatkan kesadaran peduli lingkungan di daerah.
TANJUNG PANDAN, Belitung – Beberapa sekolah di Kabupaten Belitung telah resmi meraih penghargaan Adiwiyata, yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Belitung sebagai pengakuan atas upaya konsisten dalam melaksanakan program pendidikan lingkungan dan menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Penghargaan ini menjadi bukti bahwa sekolah-sekolah di daerah tersebut tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada pembentukan sikap peduli lingkungan pada generasi muda.
Penghargaan Adiwiyata diberikan kepada lembaga pendidikan yang memenuhi kriteria tertentu, antara lain mengintegrasikan materi pendidikan lingkungan ke dalam kurikulum pembelajaran, melaksanakan kegiatan pelestarian alam secara teratur, mengelola sampah secara efektif, serta mempromosikan kesadaran lingkungan kepada siswa, guru, staf, dan bahkan masyarakat sekitar.
Proses seleksi dilakukan oleh tim penilai dari Dinas Pendidikan dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belitung selama beberapa bulan.
Di antara sekolah yang berhasil meraih penghargaan adalah SDN 1 Membalong, SMPN 1 Tanjung Pandan, dan SMAN 2 Manggar. Masing-masing sekolah memiliki program unggulan yang menjadi ciri khas dalam upaya pelestarian lingkungannya.
SDN 1 Membalong, misalnya, telah membangun “Taman Pendidikan Lingkungan” yang diisi dengan berbagai tanaman lokal dan obat-obatan tradisional. Tempat ini dijadikan tempat belajar praktis bagi siswa untuk mempelajari nama, manfaat, dan cara merawat tanaman.
Selain itu, sekolah ini juga menerapkan sistem pengelolaan sampah 3R (Kurangi, Gunakan Kembali, Daur Ulang) yang dijalankan secara mandiri oleh siswa melalui organisasi siswa intra sekolah.
SMPN 1 Tanjung Pandan fokus pada program “Sampah Menjadi Emas”, di mana sampah plastik dan kertas yang dikumpulkan oleh siswa diolah menjadi barang berharga seperti tas, dompet, dan dekorasi dinding.
Hasil olahan ini kemudian dijual, dan uang yang diperoleh digunakan untuk membiayai kegiatan sekolah dan bantuan kepada siswa yang membutuhkan.
Sedangkan SMAN 2 Manggar menerapkan program “Kebun Sayuran Sekolah” yang dikelola bersama oleh guru dan siswa. Hasil panen dari kebun ini digunakan untuk masakan di kantin sekolah, sehingga mengurangi kebergantungan pada bahan makanan yang dibeli dan mempromosikan makanan segar.
Sekolah ini juga aktif mengadakan lokakarya tentang pengelolaan air hujan dan penanaman pohon di sekitar lingkungan sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung, dalam pidatonya saat penyerahan penghargaan, menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap pencapaian sekolah-sekolah tersebut.
“Kami bangga melihat sekolah-sekolah di Belitung mampu menunjukkan komitmen nyata dalam pelestarian lingkungan. Penghargaan Adiwiyata ini bukan hanya hadiah, tetapi juga tantangan bagi sekolah lain untuk mengikuti langkah mereka,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten akan terus mendukung program pendidikan lingkungan di semua sekolah, baik melalui pendanaan maupun pelatihan bagi guru dan siswa.
Tujuan akhirnya adalah menjadikan semua sekolah di Belitung sebagai lembaga pendidikan yang peduli lingkungan dan contoh bagi masyarakat.
Penyerahan piagam penghargaan dilaksanakan dalam acara rapat kerja pendidikan lingkungan yang diadakan di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung beberapa waktu lalu.
Acara tersebut dihadiri oleh kepala sekolah yang menerima penghargaan, guru, perwakilan siswa, serta perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup. Selama acara, sekolah-sekolah penerima penghargaan juga berbagi pengalaman dan strategi yang telah mereka terapkan dalam menjalankan program Adiwiyata.
Dengan meraih penghargaan ini, diharapkan sekolah-sekolah di Belitung akan semakin termotivasi untuk terus meningkatkan upaya pelestarian lingkungan dan menjadi pusat gerakan peduli alam di daerah masing-masing.












