Nasib Buah Pepaya
dan Buah Kelapa
ESuBuah pepaya
yang telah masak di pohon
dipetik oleh si kakek
dibawa dari pohon
dengan hati-hati
diletakkan di atas meja
dikupas dengan pisau
yang tajam
dipotong-potong lalu
disuguhkan untuk anak cucu
nikmati
ini pepaya masak
di pohon
manis
begitu nasib pepaya
ia disanjung dan dipuji
diperlakukan seperti
sang putri
Berbeda dengan
nasib kelapa
dijenggut dari manggarnya
dijatuhkan ke tanah
dipungut lalu disimpan
di kolong meja
sabutnya dibuka dengan paksa
ditebas batoknya
yang keras
lalu dagingnya diparut
diperas
sesudah menjadi santan
diaduk dengan daging
jadi rendang
jadi gulai
jadi opor
lalu sang kelapa
dan disebut-sebut lagi
sebagai kelapa
ia harus ikhlas melebur
memberi sedap dan gurih
membuat sedap cita rasa
Mas
bukankah masih ada
kelapa kopyor dan kelapa muda
kopyor tak lagi jadi kelapa
kalau kelapa muda
ia masih muda masih
cari nama
Tak mengapa
Aku jadi buah kelapa
tetap berguna
walau tak disebut nama
Kramat Raya
3 Januari 2026
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia














