Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Daerah
  • Bupati Belitung Dorong Inovasi dan Akurasi Data untuk Tingkatkan Produktivitas Pangan
Inshot 20260109 063607305

Bupati Belitung Dorong Inovasi dan Akurasi Data untuk Tingkatkan Produktivitas Pangan

Intisari Berits

  • Bupati Belitung mendorong perubahan pola pikir, pemanfaatan teknologi, dan pembaruan data pertanian sebagai kunci peningkatan produktivitas pangan serta ketahanan pangan daerah.

Badau, Kabupaten Belitung– Bupati Belitung, H. Djoni Alamsyah Hidayat, S.Sos menghadiri panen raya sekaligus pengumuman swasembada pangan bersama Presiden Republik Indonesia melalui zoom meeting. Acara berlangsung di Kelompok Tani Agro Kerupu, Desa Cerucuk, Kecamatan Badau, Rabu (07/01/2026).

Fokus pada Produktivitas Nyata
Dalam sambutannya, Bupati menekankan perlunya perubahan pola pikir dari sekadar mengejar luas tanam menjadi fokus pada hasil nyata produktivitas. Menurutnya, keberhasilan pertanian tidak lagi diukur dari luas cetak sawah, melainkan dari volume produksi yang dihasilkan.

Ia menginstruksikan jajaran Dinas Pertanian untuk meninggalkan pola kerja seremonial dan lebih banyak turun langsung ke lapangan, merasakan serta menyelesaikan kesulitan petani. “Mindset sekarang sudah kita rubah. Kalau dulu tugas dianggap selesai setelah cetak sawah, kini harus dinilai dari hasil akhirnya: berapa produksi kita,” tegas Djoni.

Bank Data Terintegrasi
Menanggapi penurunan produksi padi hingga hampir 40%, Bupati berencana membentuk Bank Data Terintegrasi guna mengatasi ketidaksinkronan data antarinstansi. Data luas lahan dan produksi, lanjutnya, wajib diperbarui setiap triwulan agar pemerintah dapat segera melakukan perbaikan bila terjadi penurunan produksi.

Ia menekankan bahwa data yang akurat bukan sekadar catatan administratif, melainkan fondasi pengambilan keputusan. Tanpa data yang terpelihara, pemerintah kehilangan waktu untuk mengantisipasi penurunan produksi di akhir tahun.

Optimisme Teknologi dan Inovasi
Meski menyadari tantangan geografis, Bupati optimis teknologi dan inovasi mampu meningkatkan produktivitas. Ia mencontohkan daerah lain yang berhasil menjadi lumbung padi dengan meningkatkan frekuensi panen dari satu kali menjadi tiga kali setahun.

“Kita tidak kekurangan inovasi. Bahkan di negara yang sulit menanam, rekayasa teknologi mampu membuat tanaman tumbuh,” ujarnya.

Diversifikasi dan Ketahanan Pangan
Selain itu, Bupati mengingatkan agar daerah tidak hanya bergantung pada perkebunan sawit, melainkan tetap menjaga keseimbangan dengan produksi beras demi ketahanan pangan lokal. Ia menekankan pentingnya diversifikasi sektor pertanian agar masyarakat tidak rentan terhadap fluktuasi harga komoditas tunggal.

“Saya berharap kegiatan panen ini menjadi pemicu bagi seluruh OPD untuk bekerja lebih maksimal sesuai parameter hasil akhir,” pungkasnya.

Dialog dengan Petani
Acara ditutup dengan dialog antara Bupati dan para petani. Dalam sesi ini, ia mendengarkan langsung kendala di lapangan, mulai dari akses pupuk, irigasi, hingga pemasaran hasil panen. Bupati juga memberikan semangat kepada keluarga petani agar terus bersinergi dengan pemerintah, menegaskan bahwa pembangunan pangan adalah kerja bersama yang membutuhkan dukungan lintas sektor.

Artikel Terkait

InShot 20260211

Menkes Sentil Orang Kaya Penerima…

Intisari Berita JAKARTA – Menteri Kesehatan…

InShot 20260211

Data PBI JKN Ditentukan Daerah,…

Intisari Berita Menteri Sosial Saifullah Yusuf…

InShot 20260211

Diduga Tipu Warga Rp25 Juta,…

Intisari Berita Belitung – Jajaran Satreskrim…

Bupati Belitung Dorong Inovasi dan Akurasi Data untuk Tingkatkan Produktivitas Pangan – Media Daulat Rakyat