Intisari Berita
- Konteks politik: Pernyataan Jokowi menambah sorotan terhadap PSI yang dikenal sebagai partai anak muda dan progresif.
- Makna “partai super TBK”: Ungkapan ini bisa dimaknai sebagai simbol keterbukaan PSI layaknya perusahaan terbuka (Tbk), yang siap menerima siapa saja untuk bergabung.
- Implikasi: Dukungan Jokowi berpotensi memperkuat posisi PSI di panggung politik nasional, meski status resmi Jokowi di partai tersebut masih menjadi tanda tanya.
Jakarta – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), menyebut Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai partai super yang semakin terbuka dan inklusif. Hal itu disampaikan Jokowi saat memberikan arahan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI pada Sabtu (31/1).
“PSI sekarang sudah menjadi partai super TBK. PSI saat ini semakin terbuka, inklusif, banyak yang akan bergabung dan akan lebih banyak lagi yang akan bergabung,” ujar Jokowi.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menegaskan komitmennya untuk bekerja habis-habisan membesarkan partai berlambang gajah itu bersama seluruh kader PSI. Ia mengungkapkan telah berdiskusi dengan pengurus DPP PSI mengenai strategi membangun jaringan dari tingkat pusat hingga ke kecamatan, bahkan sampai ke RT dan RW.
Meski menunjukkan dukungan penuh, Jokowi hingga kini belum secara terbuka menyatakan dirinya sebagai kader atau bagian resmi dari PSI.












