Intisari Berita
- Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, melantik pejabat eselon III dan IV serta Kepala UPT Puskesmas sebagai bagian dari penyegaran organisasi melalui rotasi dan promosi jabatan. Seleksi dilakukan ketat selama tiga bulan dengan mempertimbangkan rekam jejak, raport kinerja, asesmen, dan masukan dari kepala OPD, tanpa intervensi pihak luar.
- Dalam arahannya, Djoni menekankan pentingnya kerja tim, profesionalisme, dan kesadaran bahwa setiap peran, sekecil apa pun, berpengaruh terhadap pencapaian misi pemerintah daerah.
TANJUNG PANDAN, BELITUNG — Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, melantik pejabat tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, serta Kepala UPT Puskesmas di Gedung Serba Guna, Sabtu (14/2/2026).
Pelantikan ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi melalui rotasi dan promosi jabatan berdasarkan kinerja dan prestasi. Mayoritas pejabat yang dilantik berasal dari eselon III dan IV, sementara dua jabatan lainnya menyesuaikan nomenklatur baru.
Seleksi Ketat dan Objektif
Djoni menegaskan, proses seleksi berlangsung selama tiga bulan dengan mempertimbangkan rekam jejak, raport kinerja, hasil asesmen, serta masukan dari kepala OPD.
Ia menolak adanya intervensi pihak luar. “Semua tetap melalui seleksi objektif. Tidak ada titipan. Yang terpilih memang berdasarkan prestasi dan rekam jejak,” tegasnya.
Pesan Bupati: Kerja Tim dan Profesionalisme
Dalam arahannya, Djoni meminta pejabat yang baru dilantik untuk mengedepankan kerja keras, profesionalisme, dan kemampuan bekerja dalam tim.
“Sehebat apa pun seseorang, kalau tidak bisa bekerja dalam tim, target tidak akan tercapai,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa setiap peran, sekecil apa pun, akan berdampak pada misi pemerintah daerah. “Setetes embun itu akan mempengaruhi gelombang samudra,” katanya, mengingatkan agar tidak ada pejabat merasa paling hebat atau paling lemah dalam organisasi












