Kenapa tak berubah
ESu
Dengan guru yang sama
diberi wawasan yang sama
semua sudah dibawa
pucuk pimpinan hingga
pasukan baris depan
masuk kawah candra dimuka
tetapi mengapa
tak ada langkah yang
mencerahkan
kenapa ya
Mereka baru sampai
pada tingkat kagum
gumun
tapi mereka tak tau
harus memulai dari mana
langkah menuju
perubahan
dan pencerahan itu
Ternyata perlu ada
figur yang mengarahkan
gerak itu mulai darimana
Apa saja tahapannya
Seumpama membakar sate
di atas tungku
Ada sejumlah arang
ada bara api di tengahnya
ada yang mengipasnya
bara api pun marong
sate mateng
wangi
dan enak
Mereka hanya baru merasa
sudah berbuat
merasa sudah maju
padahal mereka masih
di situ
Apa yang salah ya?
Makasar
16 Februari 2026
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia








