Intisari Berita
- Pemerintah Kabupaten Belitung tengah mengkaji penguatan jalur laut langsung ke Pontianak, Kalimantan, untuk memperlancar distribusi kebutuhan pokok dan hasil pertanian. Selama ini pasokan Belitung masih bergantung pada Jakarta sebagai hub logistik. Bupati Djoni Alamsyah menilai konektivitas baru ini dapat saling menguntungkan secara ekonomi dan mengurangi hambatan distribusi barang.
Belitung – Pemerintah Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tengah mengkaji rencana penguatan konektivitas transportasi laut dengan Kalimantan, khususnya Kota Pontianak. Langkah ini diharapkan mampu memperlancar arus distribusi bahan kebutuhan pokok dan hasil pertanian antar dua wilayah, sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan dari Jakarta.
“Kami masih kaji untuk itu,” kata Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, saat meninjau bahan kebutuhan pokok di Pasar Induk Tanjungpandan, Selasa (10/3).
Selama ini, produk pertanian dan buah segar banyak didatangkan dari Pontianak. Namun, distribusinya ke Belitung kerap menghadapi kendala. Karena itu, pemerintah daerah sedang menjajaki potensi komoditas dari Belitung yang bisa dikirim ke Kalimantan, serta komoditas dari Kalimantan yang dapat masuk ke Belitung.
“Kalau memang bisa saling menguntungkan secara ekonomi maka konektivitas ini akan kami bangun,” ujarnya.
Djoni menambahkan, pasokan kebutuhan pokok di Belitung selama ini masih terkonsentrasi melalui Jakarta sebagai pelabuhan penghubung distribusi ke berbagai daerah di luar Jawa. “Walaupun sebagian bahan baku tidak berasal dari Jakarta, namun hub atau penghubung ada di Jakarta,” katanya.
Dengan adanya jalur laut langsung ke Pontianak, ia berharap arus barang dan logistik di Belitung dapat lebih lancar, efisien, dan tidak bergantung sepenuhnya pada Jakarta. “Saat ini tahapnya masih kami jajaki,” tambahnya.







