Media Daulat Rakyat

InShot 20260501

Puisi Puisi Edy Sukardi

Jejak-jejak Waktu

ESu

Waktu berjalan tanpa suara
tetapi jejaknya nyata
pada tubuh
pada usia
pada kehidupan
perubahan itu tak terelakan
rambut memutih
badan ringkih
jika sakit tak gampang pulih
orang memanggil kita
om dan tante
lalu berubah lagi
me jadi abah dan ninik
itu pertanda
usia telah melangkah jauh
pesan ini mengajak kita
untuk kembali
sambil memperbaiki diri
sebelum senja
benar-benar berhenti

Sebutan abah
sebutan ninik
dulu terasa jauh
tetapi kini nyata
terasa

Rambutpun mulai memutih
pandangan mata
tak setajam dulu lagi
pendengaran lapat-lapat
tak jelas
berdiri tak lagi tegap
jalan tak lagi gagah
tertatih-tatih

” kehidupan dunia ini
hanyalah permainan dan
senda gurau
Akhirat lebih baik buat
orang yang bertaqwa
Maka apakah kamu tidak
memahaminya
(al an’am tiga puluh dua)

Pagi baru saja menyapa
tak terasa sore telah
menjelma
Ia berjalan begitu cepat
‘ke mana waktu itu pergi’

Wal ashri
innal insana lafi husrin
illallazina amanu
wa amilus shalihati
watawa shaubil haqqi
watawa shaubis shabri

Anak-anak yang dulu
kau gendong
kini telah remaja
telah dewasa
telah berkeluarga

Bersama jamaah mushalla
kudendangkan bersama
Ya Allah biha
Ya Allah biha
Ya Allah bi husnil khatimah
kulapalkan setiap pagi
dalam penutup doa

Pisangan Timur
1 Mei 2026

  • DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
  • Sastrawan Indonesia
SnapInsta Ai
SnapInsta Ai

Artikel Terkait

InShot 20260501

SD Negeri 46 Tanjungpandan Raih…

Belitung – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan…

InShot 20260501

Perpisahan Kelas XII SMA Negeri…

Tanjungpandan – Suasana haru dan kebanggaan…

InShot 20260430

Kontrak PPPK Nakes dan Guru…

Manggar, BelitongTimur– Bupati Belitung Timur, Kamarudin…