Tanjungpandan, Belitung– 03 Mei 2026 – Gerbang internasional Kabupaten Belitung resmi terbuka lebar. Hari ini, Minggu (03/05/2026), penerbangan perdana maskapai Scoot Airlines yang menghubungkan Singapura dan Tanjungpandan mulai beroperasi. Langkah ini menjadi tonggak sejarah sekaligus pintu masuk baru bagi daerah untuk menjangkau pasar global, dan disambut dengan antusiasme tinggi baik dari penumpang maupun pemangku kepentingan.
Antusiasme Pasar Terlihat Sejak Penerbangan Pertama
Pada penerbangan perdana tersebut, jumlah penumpang yang berangkat dari Singapura mencapai sekitar 90 persen dari total kapasitas pesawat. Angka ini menunjukkan bahwa Belitung telah menjadi tujuan wisata yang diminati di kawasan regional. Meskipun demikian, arus balik dari Tanjungpandan ke Singapura masih sekitar setengah jumlah tersebut. Kondisi ini dipengaruhi oleh belum maksimalnya konektivitas dari kota-kota besar lain seperti Jakarta dan Pangkalpinang.
Namun, Pemerintah Kabupaten Belitung justru melihat situasi ini sebagai peluang strategis. Menurut Bupati Belitung, H. Djoni Alamsyah Hidayat, S. Sos, pola perjalanan yang ada saat ini mendorong wisatawan untuk singgah lebih lama. “Ini berdampak langsung pada aktivitas menginap, belanja, dan kunjungan ke tempat wisata. Sektor perhotelan, kuliner, dan ekonomi kreatif kita akan ikut tumbuh,” ujarnya.
Lebih dari itu, pemerintah daerah berencana mengembangkan konsep perjalanan transit. Diharapkan Belitung dapat menjadi titik persinggahan utama bagi wisatawan dari berbagai kota di Indonesia yang akan melanjutkan perjalanan ke Singapura, sehingga lama tinggal dan pengeluaran wisatawan pun akan semakin meningkat.
Dukungan dari Berbagai Pihak Perkuat Posisi Belitung
Keberhasilan pembukaan rute ini juga mendapat apresiasi dari Duta Besar RI untuk Singapura, Dr. Hotmangaradja Pandjaitan. Ia menilai posisi geografis Belitung sangat menguntungkan, dengan waktu tempuh hanya sekitar 50 menit dari Singapura. Hal ini membuat daerah ini menjadi destinasi ideal, bahkan untuk wisatawan yang hanya memiliki waktu liburan singkat.
“Belitung adalah destinasi prioritas. Bukan hanya untuk warga Singapura, tapi juga untuk wisatawan mancanegara yang sudah berada di sana. Mereka bisa menambahkan perjalanan dua hingga tiga hari ke sini untuk pengalaman yang berbeda dan tidak terlalu padat,” jelas Dub travel tersebut. Ia menambahkan bahwa jadwal penerbangan yang saat ini masih berlangsung pagi hari akan terus dievaluasi seiring perkembangan permintaan pasar.
Sementara itu, PT Angkasa Pura Indonesia sebagai pengelola bandara menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas. Direktur Komersial PT Angkasa Pura Indonesia, Veri Y. Setiady, mengakui adanya tantangan klasik: apakah fasilitas ditingkatkan dulu atau menunggu trafik penumpang tumbuh terlebih dahulu. Solusi yang diambil adalah mengembangkan keduanya secara beriringan. “Kami yakin konektivitas yang baik akan langsung mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan dan perekonomian daerah,” katanya.
Rencana Ke Depan: Infrastruktur dan Promosi yang Berkelanjutan
Untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang, pemerintah daerah bersama Kementerian Perhubungan sedang menyiapkan rencana pembangunan terminal bandara baru. Terminal tersebut tidak hanya akan menambah kapasitas, tetapi juga dirancang dengan konsep yang mencerminkan kekhasan budaya dan alam Belitung. Tujuannya, menjadikan bandara bukan sekadar tempat transit, melainkan bagian dari pengalaman wisata itu sendiri.
Bupati Djoni menegaskan bahwa pembukaan rute ini adalah awal perjalanan, bukan tujuan akhir. Belitung akan belajar dari keberhasilan daerah lain seperti Labuan Bajo dan Lombok dalam mengelola jadwal penerbangan dan kenyamanan wisatawan. “Kalau mereka bisa, kita juga harus bisa,” tegasnya.
Ke depannya, promosi pariwisata akan digencarkan baik di dalam maupun luar negeri, terutama di kawasan Asia yang memiliki akses mudah ke Singapura. Dengan langkah-langkah ini, Belitung optimis dapat meningkatkan daya saingnya sebagai destinasi wisata unggulan dan memperkuat posisinya dalam jaringan pariwisata dunia.












