
Rumput-rumput yang sibuk
ESu
Semua sibuk
Allah maha sibuk
malaikat sibuk
syaitan dan iblis sibuk
Laut
gunung
pepohonan
dan rumput-rumputpun
sibuk
Awan sibuk
bintang gemintang sibuk
mentari dan rembulan
sibuk
Mengapa engkau
berpangku tangan saja
leha-leha
duduk santai
senda gurau
bermlas-malas
Tak hendak berbuat sibuk
Rumput-rumput
di depan kampusku
walau banyak yang kering
diterpa kemarau
masih saja ada yang
muncul dengan warna hijau
Ya susah payah
ia merambat meraba
tanah
mencari setetes air
agar bisa tampil hijau
enak dipandang
menginspirasi
para mahasiswa
yang sedaang menunggu
giliran untuk diuji
oleh dosen-dosen hebat
yang ilmunya sudah
mumpuni
Rumput-rumput yang
menjalar di halaman kampus
mereka menyadari
kalau mereka akan dipijak
oleh sepatu para mahasiswa
dan dosen muda
yang energik
Mereka tetap sibuk
untuk terus menjadi hijau
walau musim
masih kemarau
Kesibukan mu apa
pagi ini?
Umbara
24 September 2026
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia













