Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Daerah
  • Kabut Asap Selimuti Belitung Timur, Kombinasi Karhutla Lokal dan Kiriman dari Kalimantan
InShot 20260926

Kabut Asap Selimuti Belitung Timur, Kombinasi Karhutla Lokal dan Kiriman dari Kalimantan

1000975985

MEDIA DAULAT RAKYAT MANGGAR, 26 September 2026 – Kabut asap pekat yang menyelimuti wilayah Belitung Timur pada akhir September 2026 berasal dari kombinasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) lokal dan asap kiriman dari Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Kondisi ini diperparah oleh angin timur-tenggara yang membawa sebaran asap masuk ke Pulau Belitung.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Belitung Timur menegaskan kondisi ini berpotensi menurunkan kualitas udara dan jarak pandang secara signifikan.

Berdasarkan data BMKG, pada awal September 2026 terdeteksi 36 titik panas di Pulau Belitung, dengan rincian 22 titik berada di Belitung Timur dan 14 titik di Kabupaten Belitung. Kecamatan Kelapa Kampit menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 14 titik, disusul Kecamatan Sijuk dengan 9 titik. Untuk tingkat Provinsi Bangka Belitung, total hotspot mencapai 155 titik.

“Kondisi El Nino ekstrem tahun 2026 ini memperburuk karhutla, sehingga asap lebih tebal dibanding tahun sebelumnya,” ujar perwakilan BPBD Beltim (26/9/2026).

Selain faktor lokal, analisis citra satelit Himawari-9 menunjukkan adanya sebaran asap pekat dari Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah yang terbawa angin. Saat ini angin dominan bertiup dari arah timur-tenggara ke barat laut-utara, yang mempercepat pergerakan asap lintas wilayah hingga ke Belitung.

Dampak dari kabut asap ini mulai dirasakan masyarakat. Risiko gangguan pernapasan meningkat, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan. Di sektor transportasi, jarak pandang yang menurun berpotensi mengganggu keselamatan lalu lintas darat maupun penerbangan di Bandara http://H.AS Hanandjoeddin.

BMKG Tanjungpandan memperingatkan adanya penurunan kualitas udara yang signifikan dalam beberapa hari terakhir.

Pihak BPBD dan BMKG mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, membatasi aktivitas anak-anak di luar ruangan, dan mengurangi aktivitas fisik berat ketika asap semakin pekat. Masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan pembakaran lahan agar tidak menambah titik api baru dan terus memantau informasi resmi dari BPBD dan BMKG.

Artikel Terkait

InShot 20260929

Jennifer Coppen Bantah Isu Cerai…

MEDIA DAULAT RAKYAT JAKARTA, 29 September…

InShot 20260929

Timnas Indonesia Wajib Menang Besar…

MEDIA DAULAT RAKYAT JAKARTA, 29 September…

InShot 20260929

BMKG: Belitung Berpotensi Hujan Ringan,…

MEDIA DAULAT RAKYAT TANJUNGPANDAN, 29 September…