MEDIA DAULAT RAKYAT JAKARTA, 27 September 2026 – Duel Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026 bukan sekadar perebutan puncak Grup A. Laga Senin, 28 September 2026 pukul 19.30 WIB di GBK ini sarat akan cerita nostalgia, balas dendam, dan reuni.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi di Piala AFF 2021. Saat itu Timnas Indonesia yang dilatih Shin Tae-yong menang telak 4-1 atas Malaysia yang dilatih Tan Cheng Hoe. Kemenangan itu jadi salah satu momen paling manis Garuda di era STY.
Kini, 5 tahun berselang, skenario berulang. Malaysia datang lagi dengan pelatih yang sama, Tan Cheng Hoe, yang kembali dipercaya federasi. Sementara Indonesia sudah berganti nahkoda, dari Shin Tae-yong ke John Herdman, pelatih asal Inggris-Kanada yang dikenal dengan pressing modern.
Apakah Herdman mampu mengulang magis STY? Atau justru Tan Cheng Hoe yang akan menuntaskan dendam 4-1?
Yang bikin laga ini makin panas adalah duel di jantung pertahanan. Elkan Baggott, bek jangkung 1,96 meter milik Indonesia, akan berduel kembali dengan Dion Cools, bek naturalisasi Malaysia berdarah Belgia.
Dua pemain yang sama-sama berkarier di Eropa ini punya gaya bertolak belakang. Elkan kuat dalam duel udara dan bola mati, sementara Dion Cools cepat, agresif, dan jago overlap. Duel mereka akan jadi kunci siapa yang menguasai kotak penalti.
Dengan komposisi baru, Indonesia kini dihuni banyak pemain diaspora seperti Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, hingga Jay Idzes. Malaysia juga tak kalah, dengan Bergson da Silva dan Arif Aiman yang sedang on-fire usai cetak 3 gol di laga pertama.
Di atas kertas, Indonesia sedikit diunggulkan karena bermain di GBK. Tapi Derby Melayu tak pernah soal kertas. Mental dan gengsi jadi penentu.
Akankah Garuda mengulang skor 4-1 tahun 2021? Atau Harimau Malaya yang akan meraung di Jakarta?












