Abu Jahal
ESuNamanya Amr bin Hisyam
kemudian Ia digelari
Abal Hakam
Bapak kebijaksanaan
lalu belakangan
Ia dipanggil sebagai
Abu Jahal
Bapak kebodohan
karena Ia mebolak kebenaran
Suatu malam
Abu Jahal
Abu Sofyan
dan tokoh-tokoh quraisy
lainnya
Diam-diam mendengarkan
bacaan qur’an
yang dibaca oleh Baginda Nabi
Mereka faham maknanya
karena mereka faham
bahasa Arab
Abu Sofyan bertanya
pada Abu Jahal
setelah tiga malam
berturut-turut
mencuri-curi dengar
pembacaan Al Qur’an
oleh Baginda Nabi
“Apa pendapatmu tentang
ayat-ayat yang dibaca
oleh Muhammad”
Abu Jahal menjawab
dengan jujur
“Demi Allah Muhammad itu
benar. Al Qur’an itu benar
bukan perkataan manusia”
Lalu Abu Sofyan bertanya lagi
“Kalau engkau tau
Al Qur’an itu benar
mengapa engkau tak beriman?
Engkau pemimpin kami
Jika engkau beriman
Kami semua akan beriman”
“Sejak dulu
Kabilah kami dengan
Kabilah Muhammad
selalu bersaing
dari Kabilah Muhammad
lahir seorang nabi
dari Kabilah kami tidak
Jika Aku mengakui
Kebenaran Muhammad
dan kenenaran Al Qur’an
lalu kami beriman
itu artinya Kabilah kami
telah kalah
karena itu Aku tak mau kalah
Aku tak mau beriman”
Sesungguhnya engkau
ya Muhammad
tidak dapat memberi
petunjuk pada orang yang
kau kasihi
tetapi Allah memberi petunjuk kepada siapa
yang Dia kehendaki
Dia paling tau tentang
orang-orang yang mau
menerima petunjuk
(Al Qashah : 56)
Pisangan Timur
12 Rabiul Awal 1447 H
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia














