Intisari Berita
- Pemerintah Kabupaten Belitung menegaskan komitmen menangani dan mengolah sampah sebagai bagian dari Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Bupati Djoni Alamsyah Hidayat menyebut pengelolaan sampah dilakukan dengan pemilahan: organik diolah menjadi pupuk, sedangkan nonorganik didaur ulang agar bernilai ekonomi.
- Upaya ini disertai penataan ruang publik, kegiatan rutin Jumat Bersih, serta identitas visual kota dengan bangunan berwarna putih. Menurut Bupati, kekuatan pariwisata Belitung terletak pada keasrian alam dan lingkungan yang bersih, sehingga kebersihan harus dijaga untuk mendukung status Belitung sebagai destinasi prioritas nasional.
Tanjung Pandan Belitung– Pemerintah Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menegaskan komitmennya dalam penanganan dan pengolahan sampah demi mewujudkan kota yang bersih, nyaman, dan sehat sebagai destinasi wisata unggulan.
Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat menyampaikan, fokus pengelolaan sampah sejalan dengan program nasional Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto.
“Kami fokus menangani dan mengolah sampah sehingga memberikan dampak positif terhadap kebersihan, kenyamanan, dan kesehatan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Djoni di Tanjungpandan, Sabtu (7/2).
Pengolahan Sampah Bernilai Ekonomi
Menurutnya, sampah akan dipilah sesuai jenis. Sampah organik diolah menjadi pupuk untuk mendukung sektor pertanian, sedangkan sampah nonorganik seperti plastik didaur ulang menjadi produk bernilai ekonomi.
Selain itu, ia menekankan pentingnya penataan ruang publik: trotoar harus bersih dan nyaman, kabel listrik maupun optik ditata rapi, serta bangunan publik tidak boleh kusam atau berkarat.
Implementasi Gerakan ASRI di Belitung
Program ASRI telah dijalankan melalui kegiatan rutin seperti Jumat Bersih dan kerja bakti lingkungan. Pemerintah daerah juga menata kota dengan bangunan berwarna putih sebagai identitas visual yang menonjolkan kesan bersih dan asri.
Djoni menambahkan, kekuatan pariwisata Belitung terletak pada keasrian alam, lingkungan bersih, udara segar, dan suasana menyehatkan, bukan pada gedung tinggi melainkan ketenangan lingkungan.
“Gerakan Indonesia ASRI sejalan dengan Belitung sebagai destinasi prioritas nasional. Kebersihan lingkungan harus dijaga dari sampah agar daya tarik wisata tetap terpelihara,” tegasnya.












