Sandaran yang rapuh
ESuIa gelisah
takut kehilangan
kecewa yang berulang
Jika mengikat hati pada yang fana
kelak engkau akan
disiksa olehnya
Hati yang bergantung
pada makhluk
harta
jabatan
Popularitas
bahkan cinta pada kekasih
Ia takut kehilangan
takut gagal
takut terjatuh
Ketika sandaran rapuh
rapuh pula ketenangan jiwa
tak ada kepastian
dunia penuh perubahan
yang senula dekat
menjauh
hari ini diouji
besok dimaki
hari ini ada
besok tiada
Ah mengapa sibuk
di atas panggung sandiwara
perjalanan panjang
ditampulkan dalam sekejap
Muara kehidupan
ada di hati
Akhirnya ia meminta
agar pemilik hati
membolakbalikan dan
memantapkan hati
Ya muqallibal kulub
tsabbit qalbi ala dinik
wa ala tha’atik
Seperti Chairil
dalam perjalanan panjangnya
jatuh bangun
remuk redam
pengembaraan panjang
‘dipintumu aku mengetuk
Aku tak bisa berpaling’
Pisangan Timur
3 Mei 2026
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia














