
Walau cuma gerimis
ESu
Bagimu hujan lebat
air tumpah ruah
bahkan telah menjad
air bah
banjir bandang
menghancurkan apa saja
belum berarti apa-apa
Hujan seperti halnya
uang yang berlimpah
jutaan
Milyaran
Bahkan triliyunan
tak bermakna apa-apa
biasa saja
tak ada nikmat
Bagiku
rakyat kecil
hujan gerimis
sudah bikin basah
dingin
sejuk
Umpama rejeki
dua tiga rutus ribu
Bagiku
sudah sangat bermakna
Walau hujan gerimis
sudah cukup
untuk menghidupkan
cinta yang mengering
ditimpa kemarau
Ya
Sore ini hujan gerimis
membasahi pekarangan
rumahku
ia juga membasahi
hatiku yang dilanda rindu
Bogor
28 September 2026
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia













