Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Daerah
  • RAPBD Belitung 2027 Tembus Rp1,009 Triliun, Bupati Djoni Alamsyah: Anggaran Harus Berdampak Terukur
IMG 20261006 WA9978

RAPBD Belitung 2027 Tembus Rp1,009 Triliun, Bupati Djoni Alamsyah: Anggaran Harus Berdampak Terukur

TANJUNGPANDAN, MEDIA DAULAT RAKYAT – Pemerintah Kabupaten Belitung memproyeksikan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027 menembus angka Rp1,009 triliun. Bupati Belitung H. Djoni Alamsyah Hidayat, S.Sos menegaskan kenaikan belanja bukan sekadar memperbesar pengeluaran, melainkan untuk memperjelas prioritas dan memastikan manfaat terukur bagi masyarakat.

Postur RAPBD 2027
Dalam dokumen KUA-PPAS yang disampaikan ke DPRD, postur RAPBD 2027 mencatat pertumbuhan signifikan dibanding 2026:

  • Pendapatan Daerah: Rp955,23 miliar
  • PAD: Rp216,01 miliar
  • Pendapatan Transfer: Rp739,22 miliar
  • Belanja Daerah: Rp1,009,07 miliar, naik Rp77,20 miliar
  • Pertumbuhan Pendapatan: 9,8% YoY
  • Pertumbuhan Belanja: 9,3% YoY

Kenaikan ini tetap memperhatikan mandatory spending seperti Standar Pelayanan Minimal (SPM), DAU, dan DBH Sawit.

Empat Prioritas Utama
Bupati Djoni Alamsyah menetapkan empat pilar pembangunan:

1. Pertumbuhan Ekonomi
Fokus pada sektor unggulan, potensi lokal, pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai motor penggerak. Target pertumbuhan ekonomi 5% di 2027, menuju 8% pada 2029. Pariwisata menjadi super prioritas dengan pengembangan destinasi, infrastruktur jalan wisata, dan promosi budaya lokal.

2. Peningkatan Kualitas SDM
Membangun masyarakat berkarakter, kompeten dan berdaya saing.

3. Infrastruktur Merata
Pembangunan berkelanjutan dan saling terhubung di seluruh kecamatan, termasuk sebagai penopang pariwisata dan solusi energi. Hal ini sejalan dengan rencana PLTMG untuk mencegah defisit energi di 2027.

4. Tata Kelola Pemerintahan
Pemerintahan inovatif, kolaboratif dan akuntabel untuk memastikan transparansi anggaran.

Pendidikan dan Kesehatan Jadi Jangkar

  • Pendidikan: Rp246,78 miliar atau 24,46% dari total belanja, melampaui mandatory 20%.
  • Kesehatan: Rp237,35 miliar untuk Dinas Kesehatan, RSUD Marsidi Judono dan Puskesmas.

“Dalam RAPBD 2027, pendidikan dan kesehatan tetap kita tempatkan sebagai prioritas, karena keduanya bersentuhan langsung dengan kualitas hidup masyarakat,” ujar Djoni. “Kenaikan belanja bukan ruang untuk memperbesar pengeluaran, tetapi ruang untuk memperjelas prioritas.”

Artikel Terkait

InShot 20261006

Fakta Sistem Pendidikan Singapura yang…

JAKARTA, MEDIA DAULAT RAKYAT – Polemik…

InShot 20261006

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan…

JAKARTA, MEDIA DAULAT RAKYAT – Mahkamah…

InShot 20261006

Cepat Tanggap! Polsek Sijuk, Damkar,…

MEDIA DAULAT RAKYAT SIJUK, BELITUNG –…