
Mengubah Rasa
ESu
Ketika derita menimpa
Sakit mendera
berat
menakutkan
gelisah
ancaman
ketimpangan
ketidakadilan
Lalu
engkau meminta
pada-Nya
dan engkau merasa
doamu tak kunjung
berjawab
Kadang Dia
membiarkan keadaan itu
tetap sama
hanya rasa yang berubah
rasa yang berbeda
Kau ingat
ketika Khalilullah ibrahim as
dilempar dalam kobaran api
yang menggunung
oleh Namruz
Api tetap menyala
Api tetap membakar
Jibril datang menawarkan
pertolongan
Khalilullah menolaknya
Ia berpasrah
pada ketentuan Tuhannya
Allah memerintahkan api
dinginlah dan selamatkan Ibrahim
Api tetap menyala
Api tetap berkobar
tetapi ia menjadi dingin
Ia tidak membakar Ibrahim
Ketika dalam pandanganmu
kau lihat mereka senang
kaya raya
berkecukupan
segala ada
Ketika Dia mencabut
nikmat itu
boleh jadi yang mereka
rasa justru sebaliknya
Masalah itu masih ada
tetapi cara pandangmu
yang kini telah berbeda
Tak ada lagi rasa
cemas dan gelisah
Beban berkurang tetapi
nikmatnya makin terasa
Dekat
Dan makin dekat
kepada-Nya
Pisangan Timur
8 Oktober 2026
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia














