TANJUNGPANDAN, Media Daulat Rakyat – Kepedulian terhadap krisis air bersih ditunjukkan PT Pelindo Regional 2 Tanjungpandan. Perusahaan pelat merah ini menyalurkan bantuan 50 ton air bersih kepada warga Belitung yang terdampak kemarau panjang.
Bantuan disalurkan secara bertahap sejak 23 September hingga 8 Oktober 2026, menyasar pemukiman warga, sekolah, dan rumah ibadah di wilayah Tanjungpandan.
Latar Belakang
Kemarau panjang melanda Kabupaten Belitung dalam beberapa bulan terakhir, menyebabkan keterbatasan pasokan air bersih. Sumber air alami seperti sungai dan sumur warga mengalami penurunan debit drastis serta penurunan kualitas.
Rincian Bantuan Pelindo
- Jumlah distribusi: ±50 ton air bersih
- Periode: 23 September – 8 Oktober 2026
- Sasaran: Warga, sekolah (SDN 8 Tanjungpandan), dan rumah ibadah (Masjid Jami’ Tanjungpandan)
- Sumber air: PDAM Tirta Belitung, untuk menjamin kualitas dan kebersihan agar aman digunakan.
Ibrahim Akbar, Junior Manager Keuangan & SDM Pelindo Regional 2 Tanjungpandan, mengatakan:
“Kami sangat memahami kesulitan yang dialami oleh masyarakat Kabupaten Belitung, khususnya di Tanjungpandan, akibat dampak musim kemarau ini. Sebagai bagian dari masyarakat, Pelindo merasa terpanggil untuk hadir dan membantu meringankan beban warga.”
“Kami memastikan air yang disalurkan adalah air PDAM yang terjamin kebersihannya, sehingga aman digunakan untuk kebutuhan sehari-hari warga maupun jamaah di rumah-rumah ibadah.”
Perbandingan Aksi Kemanusiaan:
Pelindo: 50 ton total | Sumber PDAM
PMI Belitung: 30.000–70.000 liter per hari (Agustus-September 2026) dengan truk tangki
Bantuan ini diharapkan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan harian di tengah keterbatasan pasokan. Pelindo menegaskan komitmennya melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berkelanjutan.












