BELITUNG TIMUR MEDIA DAULAT RAKYAT, 20 Oktober 2026 – SMA Unggul Garuda Belitung Timur resmi beroperasi sejak Juli 2026 dengan 73 siswa angkatan pertama. Sekolah berasrama yang berlokasi di Desa Mayang, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur ini menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) di bidang pendidikan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Program ini dirancang untuk menjaring talenta unggul dari seluruh penjuru Indonesia dengan basis pendidikan STEM (sains, teknologi, teknik, dan matematika) dan penguatan karakter.
Fakta Utama Sekolah
Sekolah ini berada di Desa Mayang, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur. Pada angkatan pertama, terdapat 73 siswa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia yang lolos seleksi nasional.
Seluruh biaya pendidikan ditanggung penuh oleh negara. Bahkan tiket pesawat kedatangan pertama siswa ke Belitung Timur juga dibiayai pemerintah.
Secara fisik, pembangunan tahap pertama yang meliputi ruang kelas, asrama siswa, dan fasilitas utama hampir selesai dan ditargetkan rampung pada Desember 2026. Pembangunan tahap kedua akan dilanjutkan dengan pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) dan hunian guru.
Visi utama sekolah ini adalah menyiapkan generasi unggul yang mampu menembus 100 universitas terbaik dunia dan menjadi talenta berdaya saing global.
Sekretaris Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), M. Samsuri, menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat akses pendidikan berkualitas.
“Walaupun sarana gedung masih berjalan bertahap, pemerintah memutuskan untuk mengoperasikan sekolah lebih awal agar anak-anak berprestasi segera mendapatkan akses pendidikan berkualitas,” ujar Samsuri.
Kepala SMA Unggul Garuda Belitung Timur, Winda Ari Anggraeni, menyampaikan rasa syukur atas dimulainya operasional sekolah.
“Alhamdulillah, akhirnya kita bisa membuka pintu, walaupun memang seperti yang Bapak Ibu lihat, pembangunan masih dalam proses,” kata Winda.
Samsuri juga menekankan bahwa tidak ada biaya yang dibebankan kepada siswa.
“Sekolah di SMA Unggul Garuda Baru ini sepenuhnya gratis. Bahkan tiket pesawat kedatangan pertama para siswa dibiayai penuh oleh negara,” tambahnya.
Konteks Nasional
SMA Unggul Garuda Belitung Timur merupakan satu dari empat sekolah baru yang dibangun langsung oleh pemerintah pusat, selain di Konawe Selatan, Bulungan, dan Timor Tengah Selatan.
Secara nasional, pemerintah menyiapkan total 51 ekosistem Sekolah Unggul Garuda, yang terdiri dari 4 sekolah baru di bawah Kemendiktisaintek dan 47 sekolah transformasi yang sudah ada sebelumnya. Program ini menjadi upaya strategis untuk memperluas akses pendidikan bermutu tinggi dan menjaring talenta STEM dari seluruh Indonesia.
Dampak Lokal
Kehadiran SMA Unggul Garuda di Belitung Timur diharapkan memberikan dampak signifikan bagi daerah. Pertama, meningkatkan prestasi anak daerah hingga ke jenjang internasional. Kedua, menjadi pionir pendidikan gratis berasrama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Ketiga, program ini membuka peluang bagi siswa berprestasi, termasuk dari daerah, untuk tampil di panggung dunia dengan target jangka panjang melahirkan generasi peraih Nobel dan pemimpin masa depan.












