Janji Pasti
ESu
Sesudah Ia konsultasi
kepada para ahli nujum
Firaun mengeluarkan
aturan bahwa
setiap bayi laki – laki
yang lahir pada masa itu
harus dibunuh
karena kelak
salah satu bayi laki-laki
yang lahir kini
kelak jadi ancaman
bagi kekuasaan Firaun
Dalam gelisah
dalam gundah
Sang Bunda mendapat
ilham
dari Tuhannya
‘Hanyutkan bayimu
di sungai Nil
nanti akan Aku kembalikan
ke pangkuanmu
dan Aku jadikan ia seorang rasul’
Pilihan yang sama berat
kedapatan oleh tentara Firaun
Musa akan dibunuh
dihanyutkan di sungai Nil
Sunagai yang curam
deras airnya
banyak binatang buas
Umi Musa
memilih menghanyutkan
Musa ke Sungai Nil
Perahu kecil
yang membawa Musa
terdampar di belakang
istana Firaun
diambil oleh dayang-dayang
dipasrahkan ke Ratu Asiah
Musa kecil ditimbang
dan digendongnya
Datanglah Firaun
akan membunuh Musa
Ratu Asiah menghalanginya
Jelang tengah hari
musa menangis, lapar
dipanggillah
para ibu yang sedang menyusui
untuk menyusui Musa
Jibril membisiki Musa
agar menolak
hingga tak satupun
para ibu yang hendak
menyusui musa berhasil
melaksanakan tugasnya
Musa masih terus menangis
membuat istana
makin panik
Istana menyiapkan kereta
kencana
mengantar bayi musa
ke rumah seorang ribu
yang bersedia menyusui musa
tapi ia tak mau datang
ke istana
Dan ternyata
Ibu itu adalah
Bundanya nabi Musa
Allah berjanji
pada ibunya nabi Musa
“Inni Radduhu ilaiki”
Aku akan mengembalikan
Musa ke pangkuanmu
Janji Allah
janji yang pasti
adakah kau masih ragu
Kramat Raya 49
3 Mei 2025
[6/4, 15.46] akhlanudin: Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009?
Setiap orang berhak mendapatkan pendidikan lingkungan hidup, akses informasi, akses partisipasi, dan akses keadilan dalam memenuhi hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat.
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia








