Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Nasional
  • Pendidikan harus mengedepankan keseimbangan antara kebebasan berpikir dan pembentukan karakter
Inshot 20250521 014630376

Pendidikan harus mengedepankan keseimbangan antara kebebasan berpikir dan pembentukan karakter

Bandung, 20 Mei 2025 – Suasana peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Jawa Barat diwarnai pidato penuh semangat dari Gubernur Dedi Mulyadi yang menyoroti pentingnya pendidikan karakter dan peran strategis militer dalam membentuk generasi muda bangsa.

Dalam pidatonya, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa orientasi pendidikan tidak boleh hanya berhenti pada pencapaian akademik, tetapi juga harus diarahkan pada pembentukan anak-anak yang berguna dan tangguh secara mental, layaknya kedisiplinan militer.

“Secara militer diarahkan menjadi anak-anak yang berguna,” ujar Dedi.

Ia menyebut bahwa nilai-nilai militer bukanlah ancaman, tetapi justru sebuah harga mati bagi kemajuan bangsa.

Gubernur Dedi mengkritik keras pandangan-pandangan yang merendahkan peran militer dalam dunia pendidikan.

Menurutnya, mereka yang menolak nilai-nilai kedisiplinan dan ketegasan justru adalah pihak yang takut melihat Indonesia bangkit dan maju.

“Pandangan buruk terhadap militer adalah pandangan orang yang takut anak-anak Indonesia bangkit,” tegasnya.

“Mereka ingin bangsa ini jadi bangsa pemabuk — mabuk ilmu pengetahuan, bertengkar tiap hari di TV, bertengkar di media sosial, sementara kekayaan alam kita diambil oleh mereka.”imbuh Dedi

Pidato ini juga menyinggung persoalan mendasar dalam pendidikan dan pengasuhan anak. Ia menyoroti lemahnya pengawasan terhadap anak-anak yang melanggar hukum atau nilai-nilai sosial, seperti anak di bawah umur yang mengendarai motor atau menonton film tanpa pendampingan orang tua.

“Anak membawa motor di bawah umur adalah pelanggaran hak anak. Kapan kita bertindak? Selama ini kita membiarkan,” tegasnya.

Di akhir pidatonya, Dedi Mulyadi mengingatkan bahwa alasan-alasan seperti hak asasi manusia atau pengetahuan tidak boleh menjadi tameng untuk membiarkan kerusakan moral terjadi di tengah masyarakat.

Peringatan Hardiknas ini sekaligus menjadi momentum refleksi bahwa pendidikan di Jawa Barat, dan Indonesia secara umum, harus mengedepankan keseimbangan antara kebebasan berpikir dan pembentukan karakter yang kuat demi menjaga kedaulatan bangsa di tengah arus globalisasi.

Artikel Terkait

InShot 20260306

Pemdes Cerucuk Gelar Safari Ramadan…

Intisari Berita BADAU, Belitung – Pemerintah…

InShot 20260306

Gubernur Babel Salurkan Bantuan Sembako…

Intisari Berita Tanjung pandan Belitung –…

InShot 20260306

Puisi Puisi Edy Sukardi

Perjalana Sang Surya KekMau ke manamasih…

Pendidikan harus mengedepankan keseimbangan antara kebebasan berpikir dan pembentukan karakter – Media Daulat Rakyat