
Tanjungpandan, Belitung – Pemerintah Kabupaten Belitung terus berupaya meningkatkan ketahanan pangan dengan mengoptimalkan lahan sawah yang sebelumnya tidak digarap oleh petani. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari program nasional yang bertujuan untuk meningkatkan produksi beras dan mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar
Menurut Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Belitung, Tenny Meireni, pendampingan intensif diberikan kepada petani agar mereka memiliki kemampuan lebih baik dalam mengolah sawah.
Program ini mencakup pemilihan benih unggul, penggunaan pupuk yang tepat, serta penerapan teknologi pertanian modern
Saat ini, puluhan hektare sawah yang sebelumnya ditinggalkan mulai diolah kembali dengan target produksi mencapai 3,5 ton padi per hektare. Selain itu, pemerintah daerah juga berencana memperbaiki saluran irigasi dan menyediakan alat serta mesin pertanian guna mendukung produktivitas
Menurut Tenny selain itu, ada upaya lain yang juga diusulkan untuk menggenjot produksi padi di daerah itu guna mendukung program ketahanan pangan nasional yakni usulan dana untuk rehabilitasi sawah terutama sawah yang sudah dalam vegetasi berat.
“Kami terus berupaya mengoptimalkan fungsi lahan sawah dengan beberapa program guna mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Dikatakan, DKPP Belitung menargetkan produksi padi di daerah itu pada 2025 sebanyak 2.950 ton.
“Target produksivitas padi adalah 3,5 ton per hektare dan berarti setidaknya target luas tambah tanam adalah 843 hektare,” katanya.
Dengan langkah-langkah ini, Belitung berharap dapat berkontribusi lebih besar dalam ketahanan pangan nasional dan mengurangi ketergantungan pada impor beras.
Belitung memiliki beberapa program pertanian yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. Berikut beberapa di antaranya:
- Program Swasembada Pangan – Pemerintah daerah bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mempercepat swasembada pangan melalui optimalisasi lahan dan peningkatan produktivitas pertanian
- Brigade Pangan – Program ini berfokus pada pemberian dukungan teknis dan infrastruktur kepada petani guna meningkatkan hasil panen dan mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah
- Optimalisasi Lahan Sawah – Pemerintah Kabupaten Belitung mengoptimalkan lahan sawah yang sebelumnya tidak digarap untuk meningkatkan produksi padi dan mendukung ketahanan pangan nasional
- Penggunaan Teknologi Pertanian – Petani didorong untuk menggunakan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta benih unggul guna meningkatkan hasil panen
- Pelatihan dan Pendampingan Petani – Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan petani dalam mengelola lahan dan menerapkan teknik pertanian modern
- Pengembangan Padi Umeh – Sebagai bagian dari kearifan lokal, masyarakat Belitung masih mengembangkan padi umeh yang ditanam di sela-sela perkebunan lada untuk menjaga ketahanan pangan
Program-program ini diharapkan dapat meningkatkan produksi pangan lokal dan mengurangi ketergantungan pada impor












