Diam
ESu
Diam jauh lebih dalam
dari kata-kata
Dalam dunia yang riuh
dan bising
diam itu lebih lantang
Bukan tak peduli
bukan lemah
diam itu pilihan sadar
dari hasil belajar
tak semua
yang dirasakan
harus diumbar
tak semua yang diketahui
harus disampaikan
Kondisi kini
senyum bisa memicu
cemburu
tangismu malah
jadi bahan olok-olok
maka bijaklah
menjaga hati
Jika hatimu
sedang bahagia
jangan pamer
nikmati saja dalam hening
rayakan dengan syukur
Ada yang terluka
melihat senyummu
ada yang kecewa melihat
bahagiamu.
Simpan saja di hati
cukup yang tau
hanya engkau dan Dia
Jakarta.
2 Juni 2025
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia














