Kau Sudah Mengenalnya
ESuKau sudah mengenalnya
jujur abah
aku baru mengenal
namanya
aku juga baru
mengenal orangtuanya
Ia masih misteri
bagiku
Tak mengapa
orang yang memadu cinta
akan mengenalkan
siapa dirinya
agar ia bisa diterima
agar ia bisa
menyesuaikan diri
pada lingkungan baru
dari sana cinta
akan bersemi
Ah
jangan kau bilang
kau sudah tau persis
siapa dirinya
Setelah kau jalan
bersama
pelan-pelan
kau akan semakin
mengenalnya
Jalani saja
Cinta sejati
akan tumbuh dan bersemi
sesudah akad nikah terjadi
Dalam cinta
ada rindu
bagaimana rasa rindu itu
dan bagaimana ekspresi
rindunya padamu
Dalam cinta ada cemburu
bagaimana ekspresi
cemburunya
dan bagaimana
cemburumu padanya
Dalam cinta
ada pengorbanan
apa yang ia korbankan
apa yang engkau korbankan
Masuki saja lautan cinta itu
ada ombak
ada angin
ada badai
ada gelombang
ada laut yang tenang
ada keindahan
ada kehidupan
ada rizki
ada pantai kebahagiaan
Cinta kita
tak dipisahkan
oleh lautan
justru disatukan
oleh laut
yang menghubungkan
pulau pulau
daratan
dan keindahan
Aku jadi ingat cuplikan
kisah saat Adam bertemu
ibu Hawa
Mereka saling bertanya
dan saling mengenal lagi
“Engkaukah Adam
Engkau kah Hawa”
Pisangan Timur
24 Agustus 2025
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia














