Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Nasional
  • Wapres Gibran dan Kepala BNPB Tinjau Penanganan Pascabanjir di Bali
Img 20250913 032304

Wapres Gibran dan Kepala BNPB Tinjau Penanganan Pascabanjir di Bali

Inshot 20250913 032200351

Denpasar, 12 September 2025 — Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, didampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi pascabanjir di Provinsi Bali. Kunjungan ini mencerminkan komitmen pemerintah pusat dalam memastikan penanganan bencana berjalan optimal dan berkelanjutan.

Dalam kunjungannya, Wapres Gibran menyambangi dua pos pengungsian di Kota Denpasar, yakni Banjar Tohpati dan Banjar Sedana Mertha Ubung. Ia menyapa para warga terdampak, menyampaikan rasa duka, serta memberikan semangat agar masyarakat tetap tabah dan optimis dalam menjalani hari-hari ke depan.

“Penanganan ini adalah hasil kolaborasi lintas sektor, dari pusat hingga daerah. Pemerintah hadir dan terus bekerja,” ujar Wapres Gibran saat berdialog dengan warga.

Wapres juga mengapresiasi langkah cepat BNPB yang sejak hari pertama banjir telah berada di lokasi, mengoordinasikan penanganan darurat bersama tim gabungan.

Selain meninjau pos pengungsian, rombongan turut mengunjungi rumah korban meninggal dunia serta Pasar Badung yang masih dalam proses pembersihan.

Tim gabungan telah berhasil menguras air dari basement 1 dan melanjutkan ke basement 2 yang masih tergenang hingga hampir 2 meter. Sebanyak 2 mobil dan 43 sepeda motor berhasil dievakuasi dari lokasi tersebut.

Kepala BNPB Suharyanto menyampaikan bahwa kehadiran Wapres merupakan mandat langsung dari Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam situasi darurat.

“Seluruh genangan telah surut. Pengungsi tersisa 185 orang, yang malam hari tinggal di pos pengungsian dan siang hari kembali ke rumah untuk membersihkan bersama satgas,” jelas Suharyanto.

Ia menambahkan bahwa penanganan kini memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, dengan dukungan kolaboratif antara pemerintah kabupaten/kota, provinsi, dan pusat melalui BNPB serta kementerian/lembaga terkait.

Terkait laporan korban hilang, Suharyanto menegaskan bahwa pencarian masih dilakukan secara intensif dalam periode golden time, yakni enam hingga tujuh hari pascakejadian.

Artikel Terkait

Inshot 20260112 191823948

Gus Ipul Menangis, Dipeluk Presiden…

Intisari Berita Banjarbaru, Kalimantan Selatan –…

Inshot 20260112 180501098

Gubernur Gelar Rakor di Belitung…

Intisari Berita Tanjung pandan Belitung– Gubernur…

Inshot 20260112 161720654

Para Pejabat Utama Polda Babel…

Intisari Berita Pangkal pinang Bangka Belitung…

Wapres Gibran dan Kepala BNPB Tinjau Penanganan Pascabanjir di Bali – Media Daulat Rakyat