Gerimis tiap hari
ESuBiarkan mereka
Menilai sepak terjangmu
dengan keterbatasannya
sekedar apa yang mereka
lihat dari luar
Engkau fokus saja
pada langkahmu
pada juangmu
hingga titik tuju
mengapa mesti terganggu
lurus
Ikhlas
kekuatan itu
tak meninggalkan luka
Kelak
diam-diam mereka
akan mengakui
goresan-goresan prestasi
yang tonggaknya
telah kau tancapkan
‘Di sini rejeki mengalir
bagai gerimis
kadang hujan lebat
tiap hari’
Pagi ini
Aku jumpa denganmu
sambil menghirup
secangkir kopi hangat
sehangat kami menyapamu
sehangat senyummu
masih seperti yang dulu
Elang
indah kepak sayapnya
gagah
tapi haya dari
jauh saja
Pipit tak usah
kau merisaukan Elang
kau fokus saja
pada piring makanmu
Pak De
kapan ya hujan gerimis lagi
Tunggu saja
musim akan berganti
bila saatnya tiba
gerimis akan datang lagi
tiap hari
Tanah Merdeka
19 September 2025
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia














