
Belitung — Balai Pemasyarakatan (Bapas) Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melaksanakan program inovatif “Bapas Berkunjung dan Menginspirasi Siswa Sekolah” (Bekisah) di SMP Negeri 6 Tanjungpandan, Kamis (16/10), sebagai bagian dari upaya pencegahan kenakalan remaja melalui pendekatan edukatif dan humanis.
Kegiatan yang dikemas dalam format “Goes to School” ini dipimpin oleh Kepala Urusan Tata Usaha Bapas Tanjungpandan, Yovie Agustian Putra, didampingi JFT PK Pertama Handrian Lubis. Mereka disambut langsung oleh Kepala SMP Negeri 6 Tanjungpandan, Sri Sukmi Putriaty.
Dalam kunjungan tersebut, tim Bapas menyapa dan berinteraksi langsung dengan para siswa, menyampaikan motivasi serta pesan-pesan penting terkait pencegahan perundungan (bullying), yang belakangan menjadi perhatian serius di Pulau Belitung.
“Melalui kegiatan ini, kami juga mensosialisasikan tugas dan fungsi Bapas serta Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA),” ujar Yovie.
Ia menegaskan bahwa program Bekisah merupakan langkah preventif untuk menekan potensi kenakalan remaja yang merugikan masyarakat, seperti tawuran antar pelajar, konsumsi minuman keras, keterlibatan geng motor, penyalahgunaan media sosial, judi online, kekerasan seksual, hingga narkoba.
“Inovasi ini hadir untuk menumbuhkan budaya sadar hukum sejak dini. Kami ingin menghadirkan Pemasyarakatan yang PASTI bermanfaat untuk masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Bapas Tanjungpandan dalam membangun zona integritas dan memperkuat pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berdampak langsung kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Kepala SMP Negeri 6 Tanjungpandan, Sri Sukmi Putriaty, menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas pendekatan yang menyenangkan dan mudah dipahami oleh siswa.
“SMP Negeri 6 telah ditetapkan sebagai Sekolah Bersih Narkoba (Bersinar) oleh BNNK Belitung. Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi dalam memberikan edukasi pencegahan perilaku menyimpang di kalangan pelajar,” ujarnya.
Ke depan, pihak sekolah berencana mengundang personel Bapas Tanjungpandan sebagai narasumber dalam kegiatan edukatif maupun sebagai petugas pembina upacara.
“Kami harap kegiatan ini terus berlanjut dan ditingkatkan. Inovasi seperti ini sangat kami apresiasi,” tutup Sri Sukmi.












